Estimated reading time: 3 minutes

Lambe Katy – Konflik yang semula berfokus pada masalah hak asuh anak kini semakin membesar hingga menjadi aksi saling umbar rahasia pribadi di ruang publik. Gejolak antara keduanya kian memanas dari hari ke hari di medsos. 

Situasi ini pun memancing perhatian netizen yang terus melontarkan ragam spekulasi mengenai akar permasalahan sebenarnya. Sarwendah bahkan sudah capek, “Jujur, setiap malam saya berpikir, kapan masalah ini selesai? Saya malu sama diri sendiri. 

Semua ini hanya akan menyakiti banyak pihak, membuka aib, dan memperburuk keadaan,” imbuhnya. Ibu tiga anak ini secara tegas menyatakan nggak akan lagi tinggal diam dan siap membeberkan bukti untuk meluruskan segala kabar bohong.

Drama Saling Buka Aib Mantan Pasangan Selebriti

Panasnya tensi perseteruan ini ternyata memancing respons mengejutkan dari putra sambung Ruben, Betrand Peto. Melalui unggahan di akun miliknya, pemuda yang akrab disapa Onyo ini mengisyaratkan dugaan niat buruk dari mantan ibu angkatnya tersebut. 

“Enggak ada habisnya dia mau menghancurkan ayah dan aku,” kata Betrand Peto dalam sindiran menohoknya. Ia bahkan menyampaikan doa agar Tuhan memberikan teguran atas segala ulah maupun pikiran yang dianggapnya sengaja merugikan keluarganya itu.

Perselisihan antara Ruben dan Sarwendah semakin meruncing setelah sang presenter mengunggah rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan aksi mencurigakan seorang asisten rumah tangga. 

Dalam video tersebut, tampak ART mengambil amplop putih berisi uang puluhan juta rupiah dari dalam tas yang tergeletak di atas sofa. Ruben menuding uang puluhan juta itu sengaja disiapkan Sarwendah untuk membayar seorang buzzer. 

Rekaman CCTV hingga Dugaan Penggunaan Buzzer

Tudingan itu langsung dibantah tegas oleh pihak Sarwendah melalui klarifikasi balasan. Ia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan konten kreator tersebut murni dilakukan untuk mengumpulkan dokumen bukti penting terkait proses persidangan hak asuh anak. 

Namun setelah mempertimbangkan berbagai hal bersama tim penasihat hukumnya, materi rekaman tersebut dinilai kurang kuat untuk dijadikan bukti resmi di meja hijau. Sarwendah lantas memutuskan mengunggah sendiri rekaman obrolan itu demi membendung opini liar.

Di tengah sengitnya perseteruan kedua orang tuanya, Betrand Peto harus memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan kasus hukum sensitif. Pemuda yang populer dipanggil Onyo ini tampak hadir memenuhi panggilan tim penyidik.

“Doakan saja semoga semuanya berjalan dengan lancar,” kata Betrand Peto saat ditemui oleh awak media di lokasi pemeriksaan. Kehadirannya didampingi oleh tim penasihat hukum demi memastikan seluruh prosedur pemeriksaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Pemeriksaan Polisi dan Klarifikasi Pengakuan Video Viral

Selain menjalani agenda pemeriksaan kasus hukum tersebut, Onyo juga memanfaatkannya untuk meluruskan rumor miring seputar potongan video lama yang mendadak viral di internet. 

Ia menyebut bahwa video yang memperlihatkan dirinya bersama rekan-rekannya telah dipotong dan disunting oleh oknum tak bertanggung jawab. “Mungkin itu terlalu diedit-edit jadi digabungin jadi satu aja, gitu aja sih. 

Itu video lama, video lama,” terangnya secara jujur di hadapan media. Klarifikasi ini disampaikan untuk menghentikan spekulasi liar masyarakat yang menyudutkan karakter pribadinya.

Dugaan Peretasan Email dan Langkah Hukum Lanjutan

Penjelasan Betrand Peto mengenai asal-usul video lama tersebut bermula dari pengakuan bahwa rekaman itu sebenarnya adalah dokumentasi momen santai saat makan bersama. Momen kebersamaan menyantap makanan khas daerah itu dirancang khusus untuk dokumen pribadi tanpa pernah diunggah ke platform media sosial mana pun. 

“Jadi aku bisa bilang kenapa itu dibobol, karena itu enggak pernah ku posting ke mana-mana untuk simpan buat pribadiku aja,” tegasnya. Fakta tersebut membuatnya yakin betul bahwa ada pihak jahat yang telah membobol akun email pribadinya secara ilegal.

Meskipun merasa sangat dirugikan oleh aksi pembobolan data pribadi tersebut, pihak Betrand Peto memilih untuk tetap fokus menyelesaikan pemeriksaan kasus utama di kepolisian. 

Setelah seluruh rangkaian proses penyidikan kasus utama selesai, ia baru akan mempertimbangkan langkah hukum resmi untuk memproses pelaku peretasan emailnya. Semoga konflik keluarga dan permasalahan hukum yang sedang berjalan ini bisa segera menemukan titik terang bagi semua pihak.

Sumber: celebrity.okezone.com