Betrand Peto Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Penganiayaan
Estimated reading time: 5 minutes
Lambe Katy – Putra angkat Ruben Onsu yang akrab disapa Onyo yakni Betrand Peto telah mendatangi gedung Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Senin, 21 September 2026.
Kedatangan pelantun lagu “Sahabat Kecil” ini terhitung cukup menyita perhatian publik karena dirinya harus berhadapan dengan penyidik. Agenda ini berkaitan erat dengan kasus hukum yang menyeret nama rekan dekatnya, Winda Hatami Aghdan alias Bebby Hatami.
Awal mula kisruh ini bersumber dari laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada 14 September 2026 lalu. Keributan di lokasi tersebut berujung pada tindakan kekerasan fisik yang melibatkan Bebby Hatami dan seorang perempuan berinisial DYP.
Akibat insiden penganiayaan tersebut, korban mengaku mengalami luka lebam serta cedera cukup serius pada bagian telinganya. Betrand yang kebetulan berada di tempat kejadian perkara terpaksa ikut terseret untuk memberikan keterangan sebagai saksi mata.
Alasan Hadirnya Betrand Peto di Polda Metro Jaya
Kehadiran Onyo di kantor polisi dipastikan langsung oleh jajaran pejabat Polda Metro Jaya guna memperjelas duduk perkara kasus yang sedang ramai di media sosial. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menerangkan bahwa penyidik memerlukan keterangan dari Onyo lantaran posisinya berada di lokasi.
“Hari ini pemeriksaan Sdri. Winda Hatami Aghdan sebagai pelapor dalam laporan dugaan penganiayaan dengan nomor LP: LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA tanggal 14 September 2026. Yang bersangkutan melaporkan Sdri. DYP. Untuk saudara BP hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara di atas,” jelas Onkoseno.
Pernyataan resmi dari pihak kepolisian ini menegaskan bahwa posisi Onyo saat ini murni dipanggil sebagai saksi kunci untuk melengkapi berkas perkara. Netizen yang penasaran dengan jalannya pemeriksaan lantas menyoroti bagaimana respon serta kesiapan sang penyanyi muda dalam menghadapi puluhan pertanyaan penyidik.
Rincian Pertanyaan Penyidik dan Kesaksian Onyo
Pemeriksaan terhadap Betrand Peto berlangsung sangat intensif selama kurang lebih 4,5 jam, dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga berakhir pukul 19.30 WIB. Didampingi kuasa hukumnya Timothy Ezra, Onyo harus menjawab puluhan pertanyaan mendalam mengenai rentetan aktivitasnya pada malam kejadian tersebut.
Timothy menceritakan bahwa tim penyidik mencecar kliennya dengan sekitar 20 hingga 22 pertanyaan mendalam terkait keberadaannya di lokasi kelab malam SCBD. “Oke, yang kedua itu sekitar 20-22 pertanyaan dari jam 03.00 sampai jam 07.30.
Bagaimana Onyo datang ke sana mulai dan di sana ngapain aja sampai dengan selesai pulang lagi ke tempat basecamp dan sampai syuting lagi. Itu aja sih garis besarnya,” ungkap Ezra.
Pengacara tersebut juga mengonfirmasi bahwa Onyo menyaksikan langsung detik-detik peristiwa dugaan kekerasan yang dialami oleh korban di lokasi kejadian. Kesaksian yang disampaikan oleh penyanyi muda ini dinilai penting karena sejalan dengan saksi lainnya.
Onyo Melihat Langsung Kejadian
“Ya pasti semuanya ada yang melihat langsung, pastinya ada. Termasuk dari Onyo juga melihat langsung. Sebenarnya sama-sama saling bersesuaian, meringankan satu dengan yang lain karena pastinya di situ menjadi saksi menguatkan daripada saksi-saksi ini,” tambah Timothy Ezra.
- Pemeriksaan intensif yang berlangsung selama 4,5 jam guna merekonstruksi ulang alur pergerakan Onyo dari lokasi kejadian hingga kembali ke area tempat syuting.
- Kehadiran 20 hingga 22 pertanyaan terperinci dari tim penyidik Polda Metro Jaya terkait kronologi keributan antarkelompok di kelab malam kawasan SCBD.
- Keterangan Onyo yang menyaksikan langsung dugaan penganiayaan tersebut menjadi bukti kuat yang saling menguatkan dengan saksi-saksi lain di tempat kejadian perkara.
- Sikap kooperatif tim kuasa hukum yang memilih fokus mendampingi proses pemeriksaan Onyo tanpa mau terdistraksi oleh pergerakan hukum dari pihak pelapor lainnya.
Penjelasan mendetail dari sang pengacara memberikan gambaran jelas bahwa penyanyi muda tersebut berusaha memberikan informasi sejelas-jelasnya tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Kehadirannya di kantor polisi menjadi bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara yang baik dalam membantu penegakan hukum. Kejelasan posisi saksi ini tentu menjadi modal bagi penyidik untuk menuntaskan kasus dugaan kekerasan tersebut secara adil.
Proses pemeriksaan marathon ini membuktikan komitmen dari Onyo untuk menyelesaikan masalah yang menyeret nama baiknya. Setelah melewati sesi wawancara panjang bersama penyidik, Onyo lantas menyampaikan pernyataan komitmen di hadapan media.
Pengakuan Tulus Betrand Peto dan Janji Sikap Kooperatif
Usai keluar dari ruang pemeriksaan PPA Polda Metro Jaya, Onyo langsung menyapa para wartawan yang sudah menunggunya sejak sore hari dengan tenang. Dengan wajah lelah, namun tegar, penyanyi muda ini menegaskan komitmennya untuk nggak akan lari dari proses hukum yang sedang berjalan.
“Dan hari ini aku datang ke sini untuk menjadi saksi, karena ada yang harus perlu dijelaskan ya. Gitu. Dan pastinya doain aja semoga semuanya berjalan lancar. Aku di sini nggak akan ke mana-mana, saya akan selalu apa… taati apa yang sedang berjalan sekarang, gitu,” tegas Betrand Peto di hadapan kamera.
Sikap gentle yang ditunjukkan oleh anak angkat Ruben Onsu ini menuai banyak pujian dari para penggemar yang terus mengalirkan doa kebaikan. Dirinya menyadari betul bahwa berita penangkapan dan pemeriksaan ini berimbas langsung pada jadwal pekerjaan serta performa kariernya di dunia hiburan.
“Ya pastinya dong, karena kan ini juga sedang ramai. Tapi nggak apa-apa, karena ini mungkin sebuah teguran dari Tuhan agar lebih berhati-hati lagi ke depannya, dan aku pun menerima itu,” tutur Onyo dengan nada pasrah.
Pembelajaran Penting bagi Karir Betrand Peto
Peristiwa pemeriksaan saksi di Polda Metro Jaya ini menjadi babak baru yang cukup mendewasakan perjalanan hidup penyanyi muda Betrand Peto. Sikap kooperatif yang ditunjukkan Onyo bersama tim kuasa hukumnya patut diancungi jempol karena mampu memperjelas duduk perkara kasus penganiayaan sahabatnya.
Pelajaran berharga ini diharapkan sanggup membentengi Onyo agar lebih berhati-hati dalam memilih tempat nongkrong serta lingkaran pertemanan di masa depan. Semoga proses hukum kasus ini segera selesai dengan adil sehingga Onyo bisa kembali fokus berkarya melahirkan lagu-lagu hits favorit.
Sumber: www.wowkeren.com
