Hot Gosip

Tiga Selebgram Terseret Kasus Umrah Hanania

Estimated reading time: 5 minutes

Lambe Katy – Kasus dugaan penipuan travel umrah Hanania Group kembali memantik perhatian. Setelah nama sejumlah influencer disebut dalam penyelidikan, kini sorotan justru mengarah pada jadwal pemeriksaan para selebgram yang pernah mempromosikan layanan travel tersebut.

Netizen awalnya menanti kehadiran beberapa nama besar media sosial di Polda Metro Jaya. Namun alih-alih hadir memberikan keterangan, tiga selebgram justru mengajukan penjadwalan ulang pemeriksaan. 

Situasi ramai setelah satu nama lain, yakni Karin Novilda atau Awkarin, disebut absen tanpa keterangan. Perkembangan terbaru ini membuat kasus Hanania Group kembali menjadi bahan perbincangan warganet. 

Apalagi sebelumnya polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman (ASFR), sebagai tersangka dugaan penggelapan dana jemaah umrah. Lalu bagaimana sebenarnya posisi para selebgram tersebut?

Jadwal Pemeriksaan Berubah Mendadak

Perhatian tertuju pada Sarah Gibson, Audrey Jesselyn, serta Dara Arafah setelah ketiganya disebut masuk dalam daftar saksi yang akan dimintai keterangan oleh penyidik. Ketiganya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada waktu yang sama dengan Keanu Angelo. 

Namun agenda tersebut akhirnya mengalami perubahan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa ketiga influencer tersebut belum hadir sesuai jadwal semula. 

Nah, oleh sebab itu, pemeriksaan mereka dipindahkan ke tanggal lain. Dalam keterangannya, Budi menyebut bahwa Sarah Gibson, Audrey Jesselyn, serta Dara Arafah akan menjalani pemeriksaan ulang pada 12 Juni 2026.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada informasi bahwa ketiganya mangkir secara permanen. Pihak kepolisian hanya menyebut adanya penjadwalan ulang sehingga pemeriksaan tetap akan berlangsung dalam waktu dekat.

Nama Awkarin Ikut Jadi Sorotan

Saat tiga selebgram diketahui meminta penjadwalan ulang, nama Karin Novilda atau Awkarin justru muncul dalam keterangan berbeda. Menurut Budi Hermanto, Awkarin tercatat nggak hadir ketika jadwal pemeriksaan berlangsung. 

Menariknya, penyidik menyebut belum menerima keterangan apapun terkait ketidakhadiran tersebut. Pernyataan singkat itu langsung memicu reaksi beragam di media sosial. Nama Awkarin sempat menjadi trending pembahasan di beberapa platform setelah publik mengetahui dirinya belum memenuhi panggilan sebagai saksi.

Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Awkarin terkait alasan ketidakhadirannya. Kondisi tersebut membuat perhatian publik semakin tertuju pada peran para influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Group.

Polisi Dalami Peran Influencer

Masuknya nama sejumlah influencer dalam perkara ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa penyidik ingin mengetahui sejauh mana keterlibatan para publik figur yang pernah mempromosikan paket perjalanan umrah Hanania Group.

Menurut Iman, para influencer akan dimintai keterangan sebagai saksi karena pernah menjadi bagian dari aktivitas pemasaran perusahaan tersebut. Dalam penjelasannya, Iman mengungkapkan bahwa dana milik jemaah diduga digunakan untuk berbagai kebutuhan di luar kepentingan keberangkatan umrah, termasuk pembayaran influencer sebagai sarana promosi.

Banyak yang bertanya-tanya apakah para selebgram mengetahui kondisi internal perusahaan saat menerima kerjasama promosi tersebut. Namun hingga saat ini, status mereka masih sebatas saksi. 

Penyidik masih terus mengumpulkan berbagai alat bukti untuk memperjelas keseluruhan rangkaian peristiwa. Jadi, pemeriksaan para influencer dianggap penting untuk menyusun gambaran utuh mengenai aktivitas pemasaran Hanania Group sebelum kasus ini mencuat.

Keanu Jadi yang Pertama Buka Suara

Di tengah absennya beberapa influencer lain, Keanu Angelo justru memilih hadir memenuhi panggilan penyidik. Selebgram bernama asli Muhammad Miftahuda itu menjalani pemeriksaan selama beberapa jam di Polda Metro Jaya.

Usai pemeriksaan, Keanu langsung memberikan penjelasan kepada awak media. Ia membantah tudingan yang beredar di media sosial terkait penerimaan uang endorse dalam jumlah besar dari Hanania Group.

Menurut Keanu, kerja sama yang ia jalani bersama perusahaan travel tersebut bersifat barter. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa dirinya diberangkatkan umrah oleh Hanania Group. 

Sebagai gantinya, ia memberikan testimoni serta membagikan pengalaman selama perjalanan. Keanu bahkan menegaskan bahwa dirinya sama sekali nggak menerima pembayaran uang endorse dari perusahaan tersebut. 

Untuk memperkuat keterangannya, ia membawa rekening koran periode keberangkatannya pada tahun 2024. Dokumen tersebut disebut menunjukkan bahwa nggak ada aliran dana dari Hanania Group ke rekening pribadinya.

Pemeriksaan Keanu Berlangsung Enam Jam

Proses pemeriksaan Keanu ternyata berlangsung cukup panjang. Penyidik mengajukan puluhan pertanyaan yang berkaitan dengan hubungan kerja sama antara dirinya dan Hanania Group.

Mulai dari proses perkenalan, kontrak promosi, fasilitas yang diterima, hingga detail pembayaran menjadi materi yang didalami polisi. Menurut keterangan pihak kepolisian, total ada 28 pertanyaan yang diajukan kepada Keanu selama pemeriksaan berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Keanu juga menjelaskan bahwa kontrak kerja sama yang dijalankan hanya berlaku untuk satu perjalanan umrah. Ia menegaskan dirinya bukan brand ambassador perusahaan tersebut.

Hubungannya dengan Hanania Group disebut murni sebatas kerja sama promosi dalam satu kegiatan. Penjelasan tersebut kemudian diperkuat oleh kuasa hukumnya, Charles P. Situmorang.

Kuasa Hukum Tegaskan Keanu Bukan Bagian Perusahaan

Setelah pemeriksaan selesai, kuasa hukum Keanu ikut memberikan keterangan. Charles P. Situmorang menegaskan bahwa kliennya nggak memiliki hubungan struktural apa pun dengan Hanania Group.

Menurutnya, Keanu bukan direksi, bukan komisaris, bukan pemegang saham, bahkan bukan investor perusahaan. Ia hanya hadir sebagai tamu dalam program perjalanan umrah yang diselenggarakan pihak travel.

Penegasan tersebut menjadi bagian penting karena publik mulai menghubungkan para influencer dengan persoalan keuangan yang kini sedang diusut penyidik. Pihak Keanu berharap penjelasan itu dapat memperjelas posisi kliennya dalam perkara ini.

Kasus Hanania Group Semakin Kompleks

Di balik sorotan terhadap para selebgram, fokus utama perkara ini sebenarnya tetap berada pada dugaan penggelapan dana jemaah umrah. Polda Metro Jaya telah menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rachman, sebagai tersangka.

Penyidik menduga dana milik jemaah digunakan untuk berbagai kebutuhan yang nggak berkaitan langsung dengan keberangkatan umrah. Akibat dugaan penyimpangan tersebut, banyak jemaah gagal berangkat meski telah menyetorkan dana perjalanan.

Data sementara menunjukkan puluhan korban telah dimintai keterangan oleh penyidik. Nilai kerugian yang terungkap pun mencapai angka miliaran rupiah. Fakta itu membuat kasus Hanania Group menjadi salah satu perkara yang paling banyak mendapat perhatian.

Publik Menunggu Kehadiran Para Selebgram

Seiring mendekatnya jadwal pemeriksaan ulang, perhatian publik kini tertuju pada langkah Sarah Gibson, Audrey Jesselyn, serta Dara Arafah. Banyak yang penasaran apakah ketiganya akan hadir memenuhi panggilan penyidik pada 12 Juni mendatang.

Sementara itu, Awkarin juga masih menjadi sorotan setelah disebut belum memberikan keterangan terkait ketidakhadirannya. Situasi ini membuat ruang komentar media sosial dipenuhi berbagai spekulasi. 

Namun hingga kini, penyidik masih menempatkan para influencer tersebut sebagai saksi yang dibutuhkan untuk memperjelas perkara. Nah, kehadiran mereka dalam pemeriksaan berikutnya diperkirakan akan menjadi salah satu momen yang paling ditunggu publik.

Polisi terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat memilih layanan perjalanan umrah. Promosi yang melibatkan figur publik memang sering menarik perhatian, namun masyarakat tetap perlu memeriksa legalitas serta rekam jejak perusahaan.

Sumber: www.inews.id

Lambe Katy

Lambe Katy adalah platform berita dan hiburan daring yang menyajikan informasi terkini seputar gosip, hiburan, dan berbagai topik menarik lainnya. Dengan gaya bahasa yang unik dan humor khasnya, Lambe Katy menjadi sumber daya populer bagi mereka yang ingin tetap up-to-date dengan peristiwa terkini di dunia hiburan dan selebriti. Melalui kontennya yang beragam, Lambe Katy memberikan pembaca pengalaman membaca yang menghibur sambil tetap informatif.

Recent Posts

Anwar BAB Serahkan Uang Travel, Pilih Bela Jemaah

Anwar BAB mengembalikan uang saku yang diterimanya dari Travel Hanania Group kepada penyidik.

2 days ago

Clara Shinta Heran, Mantan Suami Sibuk Gugat Harta Gono-Gini

Clara Shinta mempertanyakan prioritas mantan suaminya yang keberatan memberi nafkah anak namun tetap memperdebatkan soal…

1 week ago

Betrand Peto Sindir Provokator Ruben Onsu dan Sarwendah

Betrand Peto ikut jadi sorotan setelah mengunggah sindiran pedas soal provokator di tengah memanasnya konflik…

1 week ago

Ruben Onsu Setop Nafkah, Hubungan dengan Sarwendah Disorot

Pengakuan Ruben Onsu soal penghentian nafkah selama enam bulan memicu perhatian publik di tengah polemik…

1 week ago

Sunan Kalijaga Tinggalkan Kasus Erin Wartia, Ada Apa?

Sunan Kalijaga resmi mundur sebagai pengacara Erin Wartia. Keputusan mendadak itu langsung memancing tanda tanya…

2 weeks ago

Maia Estianty Bela Syifa Hadju, Sindir Netizen Soal Kehamilan

Maia Estianty pasang badan saat Syifa Hadju terus dibanjiri pertanyaan soal momongan usai menikah dengan…

2 weeks ago