Estimated reading time: 4 minutes

Lambe Katy – Panggung hiburan tanah air kembali dihebohkan oleh kelanjutan perselisihan panas antara mantan pasangan ini. Kamu yang mengikuti perkembangan gosip antara keduanya pasti dikejutkan oleh fakta terbaru rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. 

Saling klaim kepemilikan serta pembiayaan aset peninggalan masa pernikahan tersebut kini menjadi perbincangan hangat netizen. Pihak Ruben Onsu akhirnya memilih angkat bicara untuk meluruskan kabar yang terlanjur bergulir liar.

Langkah tegas diambil oleh kubu Ruben Onsu demi membantah tuduhan sepihak dari pihak mantan istrinya. Pihak Sarwendah sebelumnya dikabarkan menyebut bahwa kediaman megah tersebut dibangun murni menggunakan uang pribadi dan mendiang ayahnya. 

Pernyataan tersebut langsung dipatahkan lewat kemunculan puluhan berkas bukti pengiriman uang bernilai fantastis. Penasaran dengan deretan bukti transfer yang dibongkar oleh tim hukum Ruben Onsu?

Perselisihan Aset Mewah Di Tengah Gugatan Hak Asuh

Momen saling serang argumentasi ini kian memanas di tengah proses persidangan yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak Ruben merasa perlu membeberkan fakta sebenarnya agar nggak tercipta opini netizen yang menyesatkan. 

Jejak digital yang seimbang dipandang sangat penting demi menjaga kesehatan mental anak-anak mereka di masa depan. Mari kita simak beberapa poin krusial terkait rincian pengeluaran fantastis yang dibeberkan secara terbuka berikut ini.

Rincian Bukti Transfer Ruben Onsu Untuk Rumah Cilandak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa pihaknya terpaksa mengungkap fakta-fakta ini karena adanya klaim sepihak. “Itu makanya kami sampaikan kemarin fakta yang mungkin menyakitkan itu bahwa seluruh uang untuk renovasi itu dikeluarkan dan ditransfer oleh Ruben. Dan saya ralat, jumlahnya bukan 41, tapi 47 kali pengiriman. Nilainya tidak ada dusta di antara kita, Rp11,3 miliar sekian,” ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Tak hanya biaya struktur bangunan, Minola juga merinci pengeluaran untuk fasilitas penunjang kenyamanan di dalam rumah tersebut. “Di rumah itu ada liftnya. Yang bayar biaya liftnya itu senilai Rp504 juta itu adalah Ruben. Ada bukti transfernya, teman-teman. Jadi jangan nanti dibilang ‘aku, aku (yang beli isi rumahnya)’ tapi nggak ada buktinya. Ini kita ada nih Rp120 juta, Rp195 juta, kemudian Rp189 juta. Totalnya Rp504 juta uang lift yang transfer yang bayar Ruben,” katanya.

Minola kemudian membeberkan fakta mengenai pengisian perabotan atau furniture rumah yang diklaim Sarwendah sebagai hasil keringatnya sendiri. “Furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp3 miliar. Dibayarkan sebesar Rp250 juta dengan 12 kali cicilan tapi lunas Rp3 miliar. Bahkan kalau menurut keterangan Ruben sendiri, ketika mereka sudah bercerai pun Ruben masih bantu endorse bersama-sama dengan S untuk tempat tidur,” jelas Minola. Pemasangan sistem pendingin ruangan juga menelan dana Rp400 juta yang seluruhnya ditanggung Ruben.

Fakta yang Dibeberkan

Pembeberan fakta transaksi ini diklaim bukan untuk mengungkit kebaikan atau menjatuhkan nama baik mantan istri. Minola menambahkan “Kami tidak mau itu akan menjadi jejak digital yang membuat anak-anak mendapatkan informasi yang menyesatkan dan juga ingin membuat masyarakat janganlah menggoreng-goreng sesuatu berita yang tidak benar meyakininya dan kemudian menyerang klien kami,” tuturnya.

Proses persidangan gugatan hak asuh anak sendiri sempat berjalan cukup alot dalam ruang diskusi. “Jadi, bukan ngobrol berdua. Mediasi itu, saya dan Sarwendah bertemu dan ngobrol dengan ditengahi oleh hakim mediator. Saya menyampaikan pendapat, Sarwendah juga,” ujar Ruben di kawasan Pasar Minggu, pada 22 Juli 2026.

Hasil Mediasi Buntu Dan Pertemuan Luar Pengadilan

Persidangan yang berlangsung tertutup tersebut ternyata belum membuahkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Pihak hakim pengawas akhirnya memutuskan untuk menunda agenda diskusi hingga awal Agustus mendatang. 

Kegagalan mencapai kata sepakat pada tahap awal ini membuktikan bahwa perselisihan di antara mereka masih cukup kompleks. Meskipun pembicaraan di dalam ruang sidang berjalan cukup sengit, Ruben tetap membuka peluang untuk berkomunikasi secara kekeluargaan. 

Rencana melakukan pertemuan santai di luar area gedung pengadilan sedang dirancang demi menjaga hubungan baik sebagai orang tua. Ruben menegaskan komitmennya untuk menjalani seluruh tahapan hukum sesuai dengan arahan serta aturan yang berlaku. 

Ketegangan di ruang sidang memang sengaja diredam oleh tim pengacara dengan membiarkan keduanya berdiskusi sendiri. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menilai bahwa komunikasi langsung tanpa pendampingan hukum jauh lebih berkualitas. 

Pembagian Peran Orang Tua Demi Masa Depan Anak

Masa depan buah hati tentu menjadi prioritas paling krusial di tengah memanasnya perebutan hak asuh anak. Ruben Onsu memilih untuk nggak banyak berspekulasi mengenai rumor pembagian hak asuh yang beredar luas di media sosial. 

Dirinya menyerahkan seluruh teknis penjelasan hukum kepada tim kuasa hukum kepercayaan yang mendampinginya. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan jadwal kebersamaan dengan anak-anak tetap berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Keinginan Ruben untuk tetap terlibat aktif dalam kehidupan anak-anaknya tercermin dari ketulusan penjelasannya kepada awak media. “Insya Allah, semua ini bisa selesai dengan baik. Karena kami ingin yang terbaik untuk semua. Apa pun yang terbaik, mudah-mudahan Allah buka jalannya,” ungkap presenter 42 tahun tersebut menambahkan. 

Dirinya berjanji akan selalu memberikan informasi terbaru jika sudah ada titik terang mengenai kesepakatan pola pengasuhan bersama. Dukungan publik dan penggemar terus mengalir deras agar kedua belah pihak bisa menurunkan ego masing-masing.

Sumber: lifestyle.sindonews.com