Respon Sarwendah Soal Kasus Ruben Onsu dan Hak Asuh
Estimated reading time: 4 minutes
Lambe Katy – Kabar terbaru dari panggung hiburan tanah air kembali menyoroti kehidupan personal Sarwendah Tan. Kehidupan sang artis memang selalu menarik perhatian publik, terutama setelah perpisahan dirinya dengan presenter ternama Ruben Onsu.
Di tengah proses hukum mengenai hak asuh anak yang belum usai, sebuah kabar mengejutkan datang dari Ruben Onsu. Ruben Onsu sempat terseret dalam pusaran dugaan kasus penipuan serta penggelapan yang menyita perhatian khalayak ramai.
Keputusan damai serta pencabutan laporan polisi atas kasus tersebut pada 31 Agustus lalu akhirnya memberikan sedikit angin segar. Banyak pihak penasaran mengenai bagaimana reaksi Sarwendah saat mengetahui kabar penyelesaian masalah Ruben ini.
Rasa Prihatin dan Lega atas Perdamaian Ruben Onsu
Terseretnya nama Ruben Onsu dalam perkara hukum dugaan penipuan sempat menimbulkan berbagai spekulasi liar di tengah masyarakat luas. Namun, tuduhan bahwa Sarwendah merasa senang atas musibah tersebut dibantah secara tegas oleh sang kuasa hukum, Chris Sam Siwu.
Chris menegaskan bahwa kliennya justru menyambut baik kabar penyelesaian damai yang diambil oleh pihak-pihak terkait. Sikap prihatin serta rasa lega tersebut disampaikan secara langsung oleh pengacara saat mendampingi sang artis di area Jakarta Selatan.
“Tentu saja Sarwendah prihatin. Cuma saya melihat, ada orang yang berpikir kalau Sarwendah senang semua itu terjadi pada RO. Yang pasti, klien kami berdoa agar masalah itu tidak berkepanjangan,” ujar Chris di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 2 September 2026.
Pihak Sarwendah menyadari betul bahwa masalah hukum yang berlarut-larut pada akhirnya hanya bakal merugikan kondisi psikologis sang buah hati. Oleh sebab itu, kabar pecahnya kedamaian melalui pencabutan laporan polisi secara resmi membuat seluruh keluarga besar merasa jauh lebih tenang.
Kebahagiaan Momen Ulang Tahun dan Kado Spesial Anak
Di tengah padatnya jadwal pemeriksaan hukum, Sarwendah menyempatkan diri untuk merayakan momen ulang tahunnya yang ke-37 pada 29 Agustus lalu. Pertambahan usia ini ia maknai sebagai anugerah indah yang harus disyukuri dengan penuh kehangatan bersama orang-orang terdekat. Rasa bahagia menyelimuti hatinya saat menerima berbagai bentuk perhatian tulus dari ketiga buah hatinya di rumah.
Momen perayaan tersebut terasa makin berkesan lantaran anak-anak memberikan kado buatan tangan yang sangat menyentuh perasaan sang ibu. “Ya senang, happy. Dikasih kesempatan untuk masih bisa merayakan ulang tahun, bertambahnya usia,” ujar Sarwendah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026). Ia mengaku sangat tersentuh melihat ketulusan anak-anaknya saat menyiapkan kado sederhana namun penuh makna.
Alih-alih menginginkan barang mewah bermerek, kebahagiaan Sarwendah justru murni terpancar saat menerima hasil kreativitas kerajinan tangan anak-anaknya sendiri. “Ada (kado), mereka bikin sendiri. Eh banyak, ada yang kasih parfum, terus mereka bikin kayak box gitu dikasih lampu, dikasih craft-nya mereka lah, kerajinan tangannya mereka. Happy lah, senang anak-anak effort ngelakuin itu,” tuturnya dengan senyuman hangat.
Selain berkumpul dengan keluarga, wanita cantik ini juga memilih berbagi kebahagiaan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia. Namun, raut wajah gembira tersebut sempat berubah haru ketika awak media menanyakan pesan khusus dari buah hatinya. Keharuan momen ulang tahun tersebut kini harus berhadapan kembali dengan kenyataan persidangan hak asuh anak yang makin memanas.
Persidangan Hak Asuh Anak dan Tuntutan Rincian Biaya
Proses perselisihan hukum mengenai hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini telah memasuki babak baru di pengadilan. Setelah upaya mediasi dinyatakan tidak mencapai titik temu, majelis hakim melanjutkan proses persidangan ke agenda pembacaan pokok gugatan.
Kedua belah pihak memilih untuk tetap bertahan pada pendirian masing-masing demi mempertahankan hak pengasuhan atas anak-anak mereka. Kuasa hukum Ruben Onsu, Tiffany Setiawaty, menegaskan bahwa kliennya tetap konsisten pada materi gugatan yang diajukan sejak awal persidangan.
“Hasil mediasi kemarin itu adalah kita sepakat untuk tidak berdamai, ya. Tidak ada kesepakatan untuk berdamai, sehingga dimasukkan ke dalam pokok perkaranya. Sekarang agendanya adalah pembacaan gugatan, ada sedikit perbaikan dari kami untuk menyempurnakan redaksi, namun secara substansinya tetap sama,” ujar Tiffany Setiawaty saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Pihak Ruben Onsu juga menyoroti masalah transparansi pengeluaran dana nafkah serta penggunaan kartu kredit yang selama ini digunakan oleh Sarwendah. “Ya itulah makanya klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana? Sampai sekarang belum (diterima). Dari klien kami enggak ada perincian. Perincian itu seperti misalnya kartu kredit atau apa itu, perinciannya pakai untuk apa?” tegas Tiffany di hadapan awak media.
Kelanjutan Proses Hukum Sarwendah dan Ruben
Rangkaian dinamika hukum yang dihadapi Sarwendah dan Ruben Onsu memperlihatkan betapa rumitnya proses penyelesaian masalah pasca perceraian. Meskipun perpecahan hukum masalah penipuan Ruben berakhir damai, perselisihan mengenai hak asuh anak masih memerlukan perjalanan panjang di pengadilan.
Kejelasan status hukum serta komitmen pengasuhan bersama menjadi harapan terbesar demi menjaga masa depan dan kesehatan mental anak-anak. Kita doakan saja semoga persidangan lanjutan melalui sistem e-Court pekan depan dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kedua pihak. Semoga konflik perselisihan ini segera menemukan jalan keluar yang adil serta membawa kedamaian bagi seluruh anggota keluarga.
Sumber: celebrity.okezone.com
