Sidang Memanas, Dokter Richard Lee dan Doktif Saling Serang!

Estimated reading time: 5 minutes
Lambe Katy – Perseteruan sengit antara Dokter Richard Lee dan influencer Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) semakin menyita perhatian netizen. Hari ini (Kamis, 20 Agustus 2026), perselisihan hukum yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang kian memanas.
Kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan yang menjerat Richard Lee kini justru diwarnai isu-isu pribadi. Situasi di dalam maupun di luar ruang persidangan begitu tegang seiring munculnya berbagai tudingan menohok.
Proses hukum berlarut-larut ini nyatanya memicu kemarahan kubu Richard Lee akibat munculnya serangan yang dinilai melenceng jauh dari substansi perkara. Pihak kuasa hukum Richard merasa geram, lantaran isu-isu personal diangkat kembali.
Isu tersebut mulai dari gaya penampilan hingga kabar burung wanita simpanan ikut dibawa-bawa. Hal tersebut dinilai sangat merugikan nama baik serta kondisi emosional keluarga besar kliennya yang nggak bersalah.
Drama Persidangan Dokter Richard Lee dan Doktif
Pihak pelapor justru dianggap nggak konsisten dalam memberikan keterangan resmi selama persidangan berlangsung tertutup. Sikap Doktif terkesan sering melemparkan sindiran pribadi membuat suasana peradilan makin keruh dan melenceng dari fakta hukum.
Kuasa hukum Richard dengan tegas meminta agar fokus pemeriksaan dikembalikan pada bukti materiil produk dan BAP yang diajukan. “Sebenarnya banyak ya, jari-jarinya aja diserang itu. Dulu ditanya juga masalah ‘Udah sunat belum?’ gitu kan.
Itu kan personal banget gitu. Di sidang dia bilang ‘Ini enggak ada hubungannya dengan kasus,’ tapi melangkah ke meja belakang sidang dia melakukan hal-hal yang tidak ada hubungan dengan kasus.
Dibawalah mantan gebetannya dulu, dibawalah mantan pegawainya dulu. Jadi sebenarnya yang bawa-bawa ini siapa sih?” ujar Faizal Hafied selaku kuasa hukum Richard Lee memberikan sindiran menohok saat konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Tudingan Kesaksian Palsu dan Ancaman Pidana BAP
Faizal Hafied menyoroti adanya dugaan keterangan bohong dibawah sumpah yang dilakukan Doktif terkait status pernikahan hingga kepemilikan toko online. “Itu sudah kena tuh pasalnya, bohong di atas sumpah. Sudah kena 7 tahun tuh.
Kenapa? Karena yang pertama statusnya bohong. Sudah bercerai dibilang masih menikah. Lalu di BAP juga disampaikan pemilik Graba Shop adalah Richard. Di BAP juga disampaikan secara tegas pemilik Raychelles Shop adalah Richard.
Kan bohong, akhirnya dicabut tuh,” tegas Faizal membeberkan poin persidangan. Doktif secara terbuka mengakui adanya kekeliruan pemahaman saat menjawab pertanyaan penyidik mengenai akun toko online dalam poin BAP nomor 19.
Misteri Keberadaan dan Status Saksi Kunci
“Oh iya, memang di situ Doktif menyampaikan memang pada saat itu mungkin di pikirannya Doktif, pertanyaan itu adalah produk WT, bukan akun. Di situ ada miss ya. Tapi yang jelas ya Doktif tidak mengenal akun GerabahShop, akun Raychelles Shop, tidak pernah mengenal.
Dan jika memang harus diperbaiki, ya Doktif katakan memang Doktif mencabut yang lama, Doktif katakan yang terbaru di persidangan,” aku Doktif secara transparan. Tim pengacara Richard Lee mendesak kehadiran pemilik Gerabahshop yaitu Arman.
Serta memverifikasi kabar duka pemilik Raychelles Shop bernama Suyanto. “Kalau Raychelles Shop itu dia hanya satu owner-nya tersebut, Saudara Suyanto. Nah Raychelles Shop katanya itu kami dapat informasi dari JPU meninggal. Belum bukti surat kematiannya.
Makanya tadi saya, kami bilang tolong kalau rekan-rekan bisa, lihat tolong dicek apakah iya atau tidak. Ya kalau benar ya kami turut berdukacita, tapi kalau tidak ya kami harap bisa menghargai panggilan dari pengadilan ini,” ungkap Faizal penuh tanya
Penantian Keterangan Ahli BPOM dan Regulasi
Pihak terdakwa menantikan kesaksian ahli BPOM untuk membuktikan bahwa urusan promosi dan penandaan produk sebenarnya murni pelanggaran administratif. “Kami juga menanti kehadiran para pihak dari ahli.
Terutama dari ahli-ahli BPOM, kami sangat menantikan. Karena ahli BPOM ini, berdasarkan peraturan BPOM, masalah penandaan, masalah promosi, ini semuanya administratif. Kenapa kok masuknya malah ke pidana?
Kenapa ahli BPOM tidak mengikuti apa yang seharusnya begitu,” cibir Faizal mempertanyakan alur kasus. Perseteruan berlarut-larut ini diakui mengganggu mental keluarga besar Richard Lee, di samping munculnya kabar burung isu permintaan uang damai bernilai fantastis.
“Beliau menyampaikan ya ini pasti ada dampak. Dampak yang paling beliau rasakan ya di keluarganya, di orang tuanya. Makanya beliau berharap kalau ini seandainya bebas, tidak terbukti, ingin dikembalikan seperti dulu. Mudah-mudahan bisa dipulihkan nama baiknya,”.
Dugaan Tawaran Uang Damai
Dampak dari perselisihan hukum yang menjadi konsumsi publik ini diakui memberikan beban emosional bagi keluarga besar Richard Lee. Richard harus menanggung stigma negatif dari masyarakat akibat tudingan-tudingan miring yang terus dihembuskan.
Orang tua serta orang-orang terdekat Richard menjadi pihak yang paling terpukul mendengar kabar persidangan yang berlarut-larut tanpa kepastian ini. Kendati demikian, Richard memilih untuk tetap tegar dan menyerahkan seluruh prosesnya pada hukum.
Munculnya fakta persidangan mengenai dugaan adanya tawaran uang damai dalam nominal yang fantastis semakin memperkeruh perselisihan kedua belah pihak. Isu permintaan angka senilai ratusan miliar rupiah tersebut meyakinkan kubu terdakwa bahwa ada motif lain.
Pihak Richard meyakini bahwa kebenaran bakal segera terungkap seiring berjalannya proses pembuktian materiil di hadapan majelis hakim. Keinginan terbesar Richard Lee saat ini murni berfokus pada upaya pembersihan reputasi nama baiknya di mata publik.
Harapan Pemulihan Nama Baik Dokter Richard Lee
Persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Tangerang dipastikan bakal menyajikan adu bukti yang memanas antara pihak terdakwa dan pelapor. Netizen tentu berharap agar majelis hakim dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya berdasarkan fakta hukum.
Pembuktian dari para saksi kunci serta keterangan ahli BPOM bakal menjadi penentu utama arah masa depan karir Dokter Richard Lee. Semoga konflik di industri kosmetik ini dapat segera menemukan muara penyelesaian yang terang bagi semua pihak.
Sumber: inews.id
