Daftar Isi
Estimated reading time: 4 minutes
Lambe Katy – Rumah tangga selebritas memang sering jadi konsumsi publik. Kamera menyorot, komentar berdatangan, opini bermunculan dari berbagai arah. Namun di tengah riuh itu, ada satu momen ketika Virgoun akhirnya berdiri dan berkata, cukup.
Kali ini bukan soal karya, bukan pula tentang perjalanan karier bermusik. Fokusnya adalah keluarga. Sang vokalis Last Child tiba-tiba meminta ibunya sendiri, Eva Manurung, menahan diri ketika berbicara tentang mantan istrinya, Inara Rusli, di depan media.
Melalui pesan yang ia sampaikan pada Rabu, 11 Februari 2026, Virgoun menegaskan batas. Dengan nada yang tetap sopan namun tegas, ia menyebut bahwa apa pun yang disampaikan sang ibu dalam berbagai wawancara selama dua bulan terakhir, untuk ke depan, nggak lagi mewakili dirinya sebagai pribadi.
Kalimat itu seperti garis tebal. Selama ini publik sering mengaitkan komentar Eva dengan sikap Virgoun. Apa yang keluar dari mulut ibu dianggap suara anak. Padahal, menurut Virgoun, dua hal itu berbeda.
Ia kemudian menyelipkan harapan. Semoga setelah pernyataan ini, yang bersangkutan bisa lebih bijak ketika menjawab pertanyaan media. Terutama bila sudah menyentuh wilayah sensitif seperti anak-anak dan Inara.
Sebelum sampai ke titik ini, publik sudah lama melihat bagaimana Eva Manurung berdiri di garis depan membela putranya. Sejak isu dugaan perselingkuhan menyeret Inara Rusli, ibu Virgoun kerap tampil vokal.
Dalam sejumlah podcast dan wawancara, ia berbicara lugas. Nada bicaranya menunjukkan keberpihakan yang kuat. Sebagai ibu sekaligus nenek, menurutnya wajar jika ia pasang badan. Ia merasa perlu menjaga anak serta cucunya.
Posisi itu sebenarnya mudah dipahami. Banyak orang tua akan melakukan hal yang sama. Saat buah hati tersakiti, naluri melindungi langsung mengambil alih. Namun waktu berjalan. Situasi berkembang. Di sinilah Virgoun mulai memandang masalah dari sudut berbeda.
Perubahan peran sering kali mengubah cara melihat dunia. Dulu mungkin yang utama adalah membela diri. Kini, yang paling penting adalah bagaimana masa depan anak-anaknya nanti.
Virgoun tampaknya memikirkan dampak jangka panjang. Apa yang beredar hari ini akan tinggal di internet. Anak-anak bisa membacanya kelak. Mereka akan tahu siapa berkata apa.
Karena itulah, ia memilih meredam api, bukan meniupnya semakin besar. Permintaannya pada Eva bisa dibaca sebagai ajakan untuk memperlambat konflik, agar ruang tumbuh bagi anak tetap hangat.
Begitu unggahan itu beredar, warganet langsung turun tangan. Kolom komentar berubah menjadi arena diskusi yang ramai. Sebagian orang memahami sikap Virgoun. Mereka melihatnya sebagai langkah dewasa.
Upaya menjaga keseimbangan agar masalah keluarga nggak semakin melebar. Namun ada pula yang berdiri di sisi Eva. Mereka percaya sang ibu berbicara karena cinta. Seorang pengguna bahkan menulis bahwa Opung terlihat begitu baik kepada cucu-cucunya.
Bahkan, anak-anak Virgoun pun tampak dekat dengannya. Komentar lain menyebut dukungan kepada Eva lahir dari keyakinan bahwa semua yang ia sampaikan murni karena rasa sayang kepada anak dan cucu.
Kamu mungkin bertanya, siapa yang benar? Jawabannya bisa jadi nggak sesederhana hitam dan putih. Eva berbicara sebagai ibu. Ia merasa wajib berdiri paling depan ketika putranya diterpa masalah.
Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan pernah memastikan bahwa Virgoun akan memperjuangkan hak asuh anak. Di sisi lain, Virgoun berbicara sebagai ayah. Ia memikirkan bagaimana anak-anaknya melihat semua ini di masa depan.
Ia ingin ruang yang lebih tenang. Keduanya bergerak dari tempat yang sama, yaitu cinta pada keluarga. Hanya saja caranya berbeda. Perbedaan inilah yang akhirnya muncul ke permukaan.
Pada akhirnya, semua kembali ke anak. Mereka yang mungkin hari ini belum sepenuhnya mengerti, suatu saat akan membaca jejak digital tentang keluarganya. Virgoun seperti sedang menyiapkan landasan.
Ia berharap ketika hari itu tiba, anak-anaknya melihat ayah mereka pernah mencoba meredakan keadaan, bukan memperkeruh. Ada usaha menjaga martabat semua pihak. Termasuk mantan istrinya.
Permintaan Virgoun kepada Eva Manurung mungkin terdengar sederhana. Hanya soal menahan komentar. Namun di balik itu, ada proses besar bernama pendewasaan. Ia memilih berbicara demi ketenangan masa depan anak-anaknya.
Ia ingin percakapan publik berjalan lebih hati-hati. Apakah setelah ini suasana langsung berubah? Belum tentu. Namun setidaknya, satu orang sudah mengambil langkah pertama.
Sumber: celebrity.okezone.com
Pengakuan keluarga almarhumah membuka cerita yang lama tersimpan, menghadirkan sisi rumah tangga Pesulap Merah yang…
Kuasa hukum sopir menegaskan belum ada bukti perintah dari Virgoun soal pengambilan rekaman CCTV di…
Inisial calon anak Al Ghazali dan Alyssa Daguise berawalan huruf “S”, ungkap Ahmad Dhani sambil…
Nia Ramadhani menegaskan kabar cerai hanya fitnah. Ia meminta rumor berhenti karena keluarga, terutama anak,…
Reza Arap akhirnya menanggapi tuduhan warganet yang menyebut dirinya menjadikan kepergian Lula Lahfah sebagai komoditi…
Pernyataan Eva Manurung memicu sorotan setelah Inara Rusli mengaku sulit bertemu anak, sementara fakta versi…