Daftar Isi
Estimated reading time: 3 minutes
Lambe Katy – Pemerintah Kota Bangkok secara resmi mengumumkan bahwa Jalan Silom akan dibuka kembali untuk perayaan Songkran 2026. Keputusan ini disambut antusias oleh warga ibu kota maupun wisatawan mancanegara yang sudah tidak sabar merasakan gegap gempita pesta air tahunan Thailand.
Setelah sempat ditutup selama beberapa tahun akibat pandemi dan proyek revitalisasi kawasan, Silom Road kembali ditetapkan sebagai salah satu episentrum perayaan Songkran paling meriah di Bangkok.
“Tahun ini istimewa. Kami ingin mengembalikan semangat tradisi Songkran yang hangat, aman, dan meriah untuk semua,” kata Gubernur Bangkok dalam konferensi pers Minggu (12/4/2026).
Perayaan akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari 13 hingga 15 April 2026. Jalan Silom akan ditutup untuk kendaraan bermotor dari pukul 12.00 siang hingga 24.00 tengah malam setiap harinya.
Berikut titik-titik utama yang menjadi pusat kegiatan:
Pemerintah juga menyediakan tiga zona khusus:
Agar perayaan tetap aman dan nyaman, Bangkok mengeluarkan beberapa peraturan yang wajib dipatuhi pengunjung:
| Aturan | Keterangan |
|---|---|
| ❌ Dilarang menggunakan air es atau air berwarna | Hanya air biasa yang diizinkan |
| ❌ Dilarang bedak basah (kaolin) | Untuk mengurangi iritasi mata dan pencemaran |
| ❌ Dilarang alkohol di zona publik | Kecuali di area restoran berizin |
| ✅ Wajib menjaga jarak aman saat menyiram orang asing | Hormati privasi dan batasan pribadi |
| ✅ Area bebas rokok | Denda hingga 5.000 baht bagi pelanggar |
Selain itu, pemerintah menyediakan posko medis darurat di tiga titik sepanjang Silom, serta toilet umum gratis setiap 200 meter.
Biar pengalaman Songkranmu makin seru dan nggak repot, simak tips dari warga Bangkok yang sudah langganan main air di Silom:
“Jangan lupa pakai tabir surya tahan air. Matahari Bangkok di bulan April itu terik banget!” – Pesan dari salah satu pedagang di Silom.
Kebangkitan perayaan Songkran di Silom Road diprediksi akan menyuntikkan lebih dari 500 juta baht ke sektor pariwisata dan UMKM sekitar. Hotel, restoran, hingga tohtu (tukang ojek) dipastikan kebanjiran pelanggan.
Asosiasi Hotel Thailand memperkirakan tingkat hunian hotel di kawasan Silom dan Sathurn akan mencapai 95% selama periode Songkran 2026.
Bagi wisatawan asing, acara ini menjadi daya tarik utama setelah pelonggaran visa bagi 93 negara yang mulai berlaku awal tahun ini.
Dengan dibukanya kembali Silom Road untuk Songkran 2026, Bangkok menunjukkan komitmennya untuk melestarikan budaya sekaligus menghidupkan kembali sektor pariwisata. Perpaduan antara tradisi leluhur dan hiburan modern menjadikan Silom destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin merasakan Songkran paling otentik.
Sumber: www.khaosodenglish.com
Foto terbaru Syifa Hadju jelang nikah bareng El Rumi bikin heboh. Bukan pose romantisnya, tapi…
Pak Tarno tetap berjualan meski kondisi belum pulih pasca stroke. Di balik viralnya video itu,…
Nikita Mirzani sempat sakit di dalam penjara akibat implan gigi pecah. Kini kondisinya berangsur pulih…
JPU tegas menolak seluruh pleidoi Ammar Zoni Cs dalam kasus peredaran narkoba di rutan. Aktor…
Setelah viral membongkar video mesum suami, Clara Shinta memilih rujuk dan meminta maaf. Keputusan itu…
Kasus perzinaan yang menyeret nama Inara Rusli kembali memanas. Pemeriksaan lanjutan digelar hari ini, sementara…