Daftar Isi
Estimated reading time: 5 minutes
Lambe Katy – Nama Ammar Zoni kembali menjadi perbincangan hangat. Setelah melewati rangkaian sidang yang panjang dan berlapis, perkara yang menjerat mantan suami Irish Bella itu akhirnya memasuki fase paling menentukan.
Kasus dugaan kepemilikan narkoba di dalam lapas yang melibatkan Ammar kini berada di ambang titik balik. Sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, dan menjadi momen krusial karena Ammar bakal memberikan kesaksian langsung di hadapan majelis hakim.
Menurut keterangan kuasa hukumnya, Jon Mathias, Ammar sudah mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi sidang tersebut. Ia disebut siap memberikan keterangan sesuai apa yang benar-benar dialami, dirasakan, dan diketahuinya selama menjalani proses hukum.
Dalam narasi yang disampaikan pihak kuasa hukum, Ammar digambarkan berada dalam kondisi yang lebih tenang dan mantap. Ia nggak ingin lagi menyimpan cerita setengah-setengah.
Semua yang selama ini hanya beredar sebagai spekulasi disebut akan diluruskan langsung di ruang sidang. Jon Mathias menyampaikan bahwa kliennya ingin membuka semuanya secara terang benderang.
Nggak ada lagi yang ditutupi, nggak ada lagi yang disimpan untuk kepentingan pribadi. Ammar ingin majelis hakim mengetahui kronologi sebenarnya dari kasus yang menimpanya.
Seiring berjalannya kasus ini, berbagai spekulasi terus bermunculan. Mulai dari dugaan keterlibatan pihak lain, hingga asumsi liar soal peran Ammar di balik kasus narkoba di lapas. Semua itu, menurut kuasa hukum, menjadi beban tersendiri bagi sang aktor.
Ammar disebut ingin memanfaatkan kesempatan bersaksi nanti sebagai ruang klarifikasi. Bukan untuk mencari pembenaran, melainkan untuk menyampaikan fakta dari sudut pandangnya sendiri. Ia ingin publik memahami apa yang sebenarnya terjadi, tanpa ditambahi asumsi atau narasi liar.
Dalam proses ini, Ammar juga disebut memiliki keinginan untuk bertanggung jawab atas apa pun yang memang menjadi kesalahannya. Namun di saat yang sama, ia merasa perlu meluruskan hal-hal yang dianggap nggak sesuai dengan kenyataan yang ia alami.
Sebelum sidang krusial ini tiba, Ammar Zoni sempat membuat pengakuan yang cukup mengejutkan publik. Ia membongkar cerita tentang video interogasi yang selama ini menjadi bagian dari berkas perkara.
Dalam keterangannya, Ammar mengaku bahwa pengakuan yang terekam dalam video tersebut muncul di bawah tekanan. Ia menyebut mengalami tekanan psikis selama pemeriksaan, bahkan mengklaim adanya dugaan kekerasan yang bisa dibuktikan lewat rekaman CCTV.
Ammar menjelaskan bahwa apa yang ia sampaikan dalam video interogasi bukan sepenuhnya datang dari kesadaran bebas. Ia merasa berada dalam situasi tertekan, di mana pilihan yang tersedia terasa semakin sempit.
Salah satu bagian paling sensitif dari pengakuan Ammar adalah klaim bahwa ia dipaksa mengakui kepemilikan narkoba di rutan tempat ia ditahan. Menurutnya, tekanan tersebut membuatnya berada dalam posisi sulit untuk menolak.
Ammar menyebut bahwa rekaman CCTV bisa menjadi bukti penting untuk membuktikan apa yang sebenarnya terjadi selama pemeriksaan. Klaim ini menjadi perhatian karena membuka kemungkinan adanya sisi lain yang selama ini luput dari sorotan publik.
Meski begitu, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa semua klaim tersebut akan dibuktikan lewat jalur persidangan. Mereka memilih untuk menyerahkan sepenuhnya penilaian kepada majelis hakim, tanpa menghakimi lebih dulu.
Sidang pada 8 Januari 2026 nanti bukan sekadar formalitas. Ini adalah momen di mana Ammar Zoni akan berdiri sebagai terdakwa yang memberikan kesaksian langsung. Apa yang ia sampaikan di ruang sidang berpotensi mengubah arah perkara.
Bagi Ammar, kesempatan ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan kebenaran versinya sendiri. Ia nggak ingin lagi berbicara lewat potongan berita atau pernyataan singkat. Semua ingin disampaikan secara utuh, langsung di hadapan hakim.
Pihak kuasa hukum berharap majelis hakim bisa melihat kasus ini secara menyeluruh. Bukan hanya dari satu sudut pandang, tetapi dari rangkaian peristiwa yang saling berkaitan sejak awal penangkapan hingga proses pemeriksaan.
Nama Ammar Zoni sebelumnya dikenal sebagai aktor yang sering muncul di layar kaca. Popularitasnya melejit lewat sejumlah judul sinetron, termasuk Manusia 7 Harimau. Namun kini, sorotan kamera bergeser dari lokasi syuting ke ruang sidang.
Perjalanan hidup Ammar mengalami perubahan drastis. Dari aktor idola, menjadi terdakwa dalam kasus narkoba yang menyita perhatian publik. Setiap perkembangan kasusnya selalu menjadi bahan pembicaraan, baik di media maupun di media sosial.
Kondisi ini tentu memberi tekanan tersendiri. Namun, menurut kuasa hukumnya, Ammar berusaha menghadapi semuanya dengan lebih terbuka. Ia memilih untuk nggak lagi menghindar, melainkan menghadapi proses hukum secara langsung.
Menjelang sidang penting tersebut, Ammar disebut fokus mempersiapkan diri secara mental. Ia menyadari bahwa apa pun yang ia sampaikan nanti akan memiliki dampak besar, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk persepsi publik.
Meski berada dalam situasi sulit, Ammar dikabarkan ingin bersikap kooperatif. Ia berharap proses persidangan bisa berjalan secara adil dan transparan, tanpa tekanan atau kepentingan tertentu.
Kasus Ammar Zoni sejak awal memang menarik perhatian. Setiap pernyataan, setiap sidang, selalu menyisakan rasa penasaran. Kini, saat kasus memasuki babak krusial, perhatian publik semakin tertuju pada apa yang akan terjadi di ruang sidang.
Banyak yang menunggu, apa sebenarnya yang akan dibongkar Ammar. Apakah akan ada fakta baru yang selama ini tersembunyi, atau justru klarifikasi atas cerita yang sudah beredar luas.
Yang jelas, sidang mendatang akan menjadi salah satu momen paling menentukan dalam perjalanan kasus ini. Ammar Zoni akan berbicara, dan publik bersiap mendengarkan. Kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni kini berada di persimpangan penting.
Setelah berbulan-bulan bergulir, cerita ini mendekati fase di mana banyak hal akan menjadi lebih jelas. Dengan kesaksian langsung dari Ammar, persidangan nanti diharapkan bisa membuka tabir. Apapun hasilnya, momen ini akan menjadi bagian penting.
Sumber : mureks.co.id
Richard Lee resmi jadi tersangka usai laporan Doktif. Polemik dua figur dokter ini makin panas…
Duka Gilang Dirga terasa semakin dalam saat mengenang kedekatan mendiang ayahnya dengan sang cucu, Gin.
Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi kembali jadi sorotan setelah muncul keinginan meresmikan pernikahan mereka…
Na Daehoon akhirnya mengucap ikrar talak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, menutup rumah tangganya dengan…
Rumah di Ngawi mendadak ramai COD, Bella Bonita turun tangan jadi tukang parkir, sementara Denny…
Inara Rusli memilih berdamai dan mencabut laporan, tetap mengakui Insanul Fahmi sebagai suami meski rumah…