Sarwendah Resmi Pacaran dengan Giorgio Antonio, Nikah?
Daftar Isi
Estimated reading time: 4 minutes
Lambe Katy – Publik sempat menebak-nebak, sekarang akhirnya terjawab juga. Sarwendah resmi mengakui kedekatannya dengan Giorgio Antonio. Setelah beberapa waktu terlihat bersama dalam berbagai momen, ibu dua anak itu akhirnya berbicara santai di hadapan media. N
Namun di balik kabar bahagia itu, ada satu hal yang langsung ia tegaskan, yaitu kali ini ia nggak mau terburu-buru. Pacaran, iya. Menikah dalam waktu dekat? Sabar dulu. Nah, dari sinilah gosip ini mulai menarik.
Pengakuan yang Akhirnya Terucap
Awalnya, Sarwendah memang cenderung irit bicara soal kehidupan pribadinya. Setelah perjalanan rumah tangga yang menjadi konsumsi publik, wajar jika ia memilih lebih hati-hati. Tapi pada 17 Februari 2026, ia akhirnya memberi konfirmasi yang selama ini ditunggu.
Sambil tersenyum, ia menyebut status barunya dengan santai. Dalam obrolan itu, ia mengatakan kurang lebih bahwa sekarang ia memang punya partner yang menemaninya bekerja dan berbagi cerita.
Nada bicaranya pun terasa dewasa. Di titik ini, publik mulai melihat sisi Sarwendah yang berbeda. Ia terlihat lebih tenang, lebih terukur, dan seperti sudah belajar banyak dari pengalaman sebelumnya.
Sosok Gio di Mata Sarwendah
Setelah mengkonfirmasi statusnya, Sarwendah lalu berbicara tentang sosok pria yang kini ada di sisinya. Giorgio Antonio, atau yang akrab disapa Gio, disebutnya bukan hanya hadir untuk dirinya seorang.
Menurut penuturannya, Gio berusaha dekat dengan keluarganya juga. Ia bahkan meluangkan waktu makan bersama keluarga dan tim. Narasi itu ia sampaikan dengan ekspresi hangat, seolah ia sekarang mencari figur yang bisa menyatu dengannya.
Bagian ini penting. Sebab bagi seorang ibu, terutama yang memiliki anak, hubungan baru tentu nggak bisa dilepaskan dari faktor keluarga. Ketika ia menyebut bahwa Gio dekat dengan anak-anaknya, publik langsung menangkap sinyal bahwa hubungan ini berjalan dalam suasana yang sehat.
Resmi Pacaran, api Soal Nikah Sabar Dulu
Nah, disinilah letak inti gosip yang bikin banyak orang penasaran. Setelah resmi pacaran, apakah ia langsung menargetkan pernikahan? Jawabannya tegas, yaitu belum. Sarwendah menyampaikan dengan lugas bahwa saat ini mereka baru resmi berpacaran.
Ia bahkan meminta doa agar hubungan tersebut berjalan lancar. Ada kalimat yang cukup mencuri perhatian, ketika ia menekankan bahwa semuanya masih di tahap awal dan ingin dijalani pelan-pelan.
Nada itu kemudian ia pertegas lagi dengan pernyataan yang menggambarkan prinsip barunya. Ia ingin slow but sure. Ia nggak mau lagi merasa dikejar waktu. Kali ini, ia ingin memastikan kenyamanan lebih dulu sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Menikmati Proses Tanpa Tekanan
Jika ditarik lebih dalam, pilihan Sarwendah untuk nggak buru-buru menikah mencerminkan sikap yang lebih dewasa. Ia sadar bahwa hubungan yang sehat butuh waktu. Bukan sekadar status, melainkan kesiapan emosional.
Dalam wawancara tersebut, ia seperti memberi pesan implisit bahwa ia ingin benar-benar yakin. Kenyamanan menjadi kata kunci. Ia ingin memastikan dirinya merasa aman, merasa dihargai, dan merasa selaras dengan pasangan.
Publik mungkin berharap cerita cinta cepat berujung pelaminan. Namun Sarwendah memilih ritme yang berbeda. Ia menikmati masa pacaran, membangun komunikasi, dan memperkuat fondasi.
Isu Rumah Baru dan Spekulasi Publik
Seiring kabar hubungan ini mencuat, publik juga mulai menyoroti soal rumah baru Giorgio Antonio. Ada yang berspekulasi, apakah rumah tersebut akan menjadi tempat tinggal bersama?
Sarwendah pun menanggapi dengan santai. Ia menjelaskan bahwa rumah itu memang sudah lama dibeli Gio dan saat ini sedang direnovasi. Setelah selesai, barulah Gio akan menempatinya dengan nyaman.
Penjelasan ini seperti meredam asumsi liar yang beredar. Ia nggak membangun narasi berlebihan, hanya menjelaskan fakta apa adanya. Rumah itu milik Gio dan proses renovasi memang sedang berjalan.
Citra Baru Sarwendah di Mata Publik
Perjalanan hidup figur publik selalu dinilai dari cara mereka menghadapi fase baru. Dalam konteks ini, Sarwendah menunjukkan transformasi yang cukup terasa. Dulu ia dikenal sebagai mantan member Cherrybelle yang ceria dan energik.
Kini, ia tampil sebagai perempuan matang yang memilih langkah dengan perhitungan. Brand personalnya pun berkembang. Ia selebritas, sekaligus juga ibu, pebisnis, dan perempuan yang sedang menata ulang kebahagiaannya.
Ketika ia berbicara soal hubungan, yang terasa tulus. Itulah yang membuat publik tetap mengikuti ceritanya. Hal ini nggak serta merta karena drama, namun karena perjalanan emosionalnya terasa nyata.
Harapan dan Realita
Setiap hubungan baru tentu membawa harapan. Namun Sarwendah terlihat memilih berdiri di tengah. Ia optimistis, tapi tetap realistis. Ia meminta doa, namun juga menegaskan bahwa semua masih dalam tahap proses.
Pilihan untuk nggak terburu-buru bisa dibaca sebagai bentuk self respect. Ia belajar dari masa lalu dan kini lebih selektif dalam menentukan arah. Bagi banyak perempuan, langkah seperti ini bisa terasa relate.
Apa Selanjutnya?
Untuk saat ini, Sarwendah dan Giorgio Antonio tampaknya menikmati kebersamaan mereka tanpa target instan. Ia ingin memastikan semuanya berjalan nyaman. Ia ingin menikmati momen, mengenal lebih dalam, dan membangun kepercayaan.
Publik tentu akan terus mengamati. Setiap unggahan media sosial, setiap kemunculan bersama, pasti akan menjadi bahan pembicaraan. Namun dari sikapnya, terlihat bahwa Sarwendah nggak lagi mudah goyah oleh spekulasi.
Ia tahu apa yang ia jalani. Ia tahu batas yang ingin ia jaga. Nah, mungkin, untuk saat ini, itu sudah cukup. Pada akhirnya, Sarwendah memilih berjalan perlahan bersama Giorgio Antonio, tanpa tekanan menikah dalam waktu dekat.
Sumber: depok.tribunnews.com
