Ruben Onsu Klarifikasi Soal Isu Kasur dan Pinjol
Estimated reading time: 5 minutes
Lambe Katy – Panggung hiburan tanah air kembali diguncang oleh drama perselisihan sengit dari pasangan selebritis yang telah resmi berpisah. Kamu yang update gosip pasti dibuat kaget oleh tuduhan perselingkuhan yang mendadak mencuat ke medsos.
Nah, jadi, konflik rumah tangga antara Ruben Onsu dan Sarwendah ternyata masih menyimpan bara panas yang berhembus semakin kencang. Kali ini, sebuah benda rumah tangga yang terkesan biasa justru menjadi pemantik isu dugaan hadirnya orang ketiga.
Dugaan perselingkuhan tersebut mencuat saat Sarwendah mencurigai adanya barang baru di rumah keduanya. Mantan personel Cherrybelle ini mendapati pengiriman sebuah kasur ke rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang langsung memicu kecurigaan.
Dirinya menduga bahwa barang tersebut dipesan secara khusus untuk keperluan asmara sang mantan suami bersama wanita lain. Spekulasi ini disampaikan Sarwendah secara terbuka saat menjadi bintang tamu di sebuah kanal podcast populer.
Pasca Cerai Ruben Onsu dan Sarwendah, Panas!
Ungkapan kecurigaan Sarwendah disampaikan secara jujur saat menceritakan kronologi awal temuan benda tersebut di hadapan publik. “Aku tanya security rumah lama, itu kasur siapa? Dia bilang, “Bapak minta kasurnya dikirim ke apartemen.”
Mungkin, dia punya rencana untuk tinggal di apartemen dengan yang lain,” kata Sarwendah dikutip dari podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. Pernyataan ini langsung membakar gosip di media sosial hingga memicu reaksi keras dari pihak Ruben.
Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, bergerak cepat menepis rumor nggak berdasar tersebut secara tegas. Minola meminta agar pihak Sarwendah nggak asal melempar tuduhan yang dapat merusak nama baik kliennya tanpa bukti sah.
Klarifikasi resmi langsung dibeberkan guna memulihkan reputasi sang presenter papan atas di mata netizen. Mari kita bedah beberapa fakta menarik di balik klarifikasi perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah berikut ini.
5 Fakta Klarifikasi Pihak Ruben Onsu Soal Tuduhan
Minola Sebayang membeberkan bahwa kasur tersebut merupakan fasilitas kerja sama komersial karena Ruben menjadi brand ambassador produk tersebut. “Jadi, kasur itu adalah barang endorse. Karena Ruben brand ambassador-nya maka dikirimlah kasur ke rumah Cilandak. Kasur itu bahkan menjadi tempat anak-anak Ruben mijit laki-laki itu,” ujarnya.
Pihak Ruben merasa janggal dengan klaim perselingkuhan yang dikaitkan dengan pemindahan barang usai cerai. “Jadi karena mereka sudah bercerai, ya kasur endorse itu dipindahkan Ruben ke rumah lain. Kok jadi selingkuh? Apa kaitannya? Satu tuduhan yang tak bisa dibuktikan akan menjadi fitnah loh!” ungkap Minola Sebayang penuh penegasan.
Pihak Ruben menepis rumor keterlibatan pinjol serta kedatangan debt collector yang mendatangi rumah lama. “Buktikan saja kalau memang Ruben ada pinjol! Pakai logika saja, because law is logic. Ngapain Ruben pinjol kalau dia bisa pinjam ke bank? Gitu loh. Ya jadi itu yang perlu kami sampaikan,” tegas sang kuasa hukum.
Minola mematahkan pengakuan Sarwendah yang mengklaim nggak pernah bertengkar di depan anak dengan memperlihatkan rekaman CCTV. “Nih, mereka lagi ribut saat masih satu rumah. Ruben dimarahi sampai diteriaki begitu. Dia ngakunya tidak pernah ribut di depan anak kan? Kalau dia berteriak seperti ini, apa anak-anaknya tidak dengar?” tutur Minola.
Ruben Onsu Mempercayakannya ke Kuasa Hukum
Langkah Ruben menunjuk pengacara sebagai jembatan komunikasi dilakukan karena selalu menemui jalan buntu saat bicara langsung. “Makanya dia berpikir, ‘Udah nggak nyambung nih gue komunikasi’.
Maka dia tunjuklah kuasa hukum untuk menyambung lidahnya, untuk menyampaikan segala sesuatunya. Biar komunikasinya lebih tertib, lebih terukur, dan ada landasan hukumnya,” jelas Minola.
Selain isu dugaan perselingkuhan kasur, ternyata ada rumor lainnya, loh! Beredar pula rumor liar yang menyebutkan bahwa kediaman Sarwendah sempat didatangi oleh petugas penagih utang atau debt collector.
Kabar tersebut mengklaim bahwa kedatangan penagih berkaitan dengan pinjaman online yang diduga melibatkan nama Ruben Onsu. Pihak kuasa hukum kembali merasa heran dengan munculnya wacana yang dinilai sangat nggak masuk akal ini.
Pelurusan Isu Pinjol
Pelurusan mengenai kabar miring tersebut disampaikan Minola dengan menekankan sisi logika finansial serta posisi kliennya sebagai artis sukses. Dirinya menuturkan bahwa sangat mustahil seorang figur publik beraset melimpah harus memanfaatkan fasilitas pinjaman berbasis aplikasi daring.
Masalah kedatangan oknum yang mengaku petugas penagih diyakini murni akibat salah alamat dan salah sasaran. Terlebih lagi, prosedur penagihan yang diberitakan beredar sangat menyalahi aturan resmi lembaga keuangan.
“Setahun ini sudah kita sanggah debt collector yang mobil dulu itu salah alamat datang ke sana, karena katanya Ruben. Ruben itu rumahnya bukan di sana, alamat terbarunya sudah ada, kerjanya di stasiun televisi,” tuturnya lagi.
Dirinya menambahkan bahwa aturan Otoritas Jasa Keuangan melarang keras penagihan di atas jam sepuluh malam. Kejelasan dari pihak kuasa hukum ini seketika meruntuhkan spekulasi liar yang terlanjur dipercayai oleh sebagian masyarakat.
Hak Asuh Anak dan Komunikasinya Sekarang
Perdebatan mengenai masa lalu yang terus diungkit membuat Ruben mengambil keputusan strategis dalam menjalin komunikasi bersama mantan istri. Setiap kali berdiskusi secara langsung mengenai jadwal liburan anak-anak, pembicaraan kerap berbelok menjadi percekcokan masalah lama.
Ruben merasa lelah dengan perdebatan yang nggak pernah menemukan titik temu positif bagi tumbuh kembang buah hati mereka. Penunjukan tim kuasa hukum sebagai perantara resmi dianggap menjadi solusi paling bijak dan rasional.
Langkah hukum ini diambil merujuk pada Akta 39 atau kesepakatan cerai yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak secara sah. “Lelah nggak sih? Nggak nyambung-nyambung terus, dibantah-bantah terus, disanggah-sanggah terus.
Biar komunikasinya lebih tertib, lebih terukur, dan ada landasan hukumnya. Supaya tidak ada lagi perdebatan-perdebatan yang tidak perlu yang akhirnya malah bikin lelah hati sendiri,” tutup Minola Sebayang.
Sarwendah Khawatir?
Keterbatasan waktu berkumpul bersama anak-anak juga menjadi perhatian serius yang sedang diperjuangkan oleh sang ayah kandung. Minola menduga adanya kekhawatiran berlebihan dari pihak Sarwendah jika anak-anak diberikan waktu luang bersama sang ayah tanpa pengawasan.
“Mungkin ada kekhawatiran-kekhawatiran tertentu kalau anak dibiarkan bertemu bapaknya tanpa pengawasan. Takut keceplosan kali ya. Makanya seperti berat banget bagi si S ini untuk melepas anak-anak bertemu bapaknya sendiri,” imbuhnya.
Perseteruan ini diharapkan bisa segera mereda agar kesehatan mental anak-anak tetap menjadi prioritas paling utama di atas segalanya. Kamu tentu berharap agar kedua pihak bisa saling melunak dan kembali fokus memberikan kasih sayang terbaik bagi buah hati.
Kedewasaan sikap dalam mengelola konflik masa lalu menjadi kunci utama terciptanya suasana harmonis pasca perceraian. Mari kita doakan agar jalan terbaik segera ditemukan oleh keluarga ini di masa depan.
Sumber: www.grid.id
