Hot Gosip

Richard Lee Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Estimated reading time: 4 minutes

Lambe Katy – Nama Richard Lee kembali jadi bahan obrolan, karena ia resmi menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya. Situasinya langsung menyita perhatian publik, apalagi konflik ini melibatkan sesama dokter yang sama-sama punya nama besar di dunia kecantikan.

Kabar ini menyebar cepat, banyak publik penasaran. Ada yang mendukung, maupun menunggu fakta terungkap. Di tengah gosip itu, Richard Lee memilih datang langsung memenuhi panggilan penyidik.

Datang dengan Sikap Kooperatif

Pada 19 Februari 2026 sekitar pukul 10.19 WIB, Richard Lee tiba di Polda Metro Jaya mengenakan kemeja putih. Penampilannya terlihat rapi dan tenang. Ia datang didampingi kuasa hukumnya, Jeffry Simatupang.

Sebelum masuk ruang pemeriksaan, Richard sempat berhenti sejenak untuk memberi keterangan kepada awak media. Richard menyampaikan bahwa dirinya menghormati putusan pengadilan yang sebelumnya menolak gugatan praperadilan yang ia ajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Secara pribadi, ia menegaskan bahwa ia menghormati hasil putusan tersebut. Hari itu ia memilih bersikap kooperatif dan datang memenuhi kewajiban sebagai warga negara. Nada bicaranya tenang, tanpa kesan defensif berlebihan.

Gugatan Praperadilan Ditolak

Sebelum pemeriksaan ini, Richard sempat mengajukan praperadilan. Langkah itu dilakukan untuk menguji keabsahan status tersangka yang disematkan kepadanya. Namun pengadilan memutuskan menolak gugatan tersebut.

Alih-alih memperpanjang polemik, Richard justru memilih hadir langsung memenuhi panggilan lanjutan. Sikap ini menjadi sorotan karena sebelumnya ia sempat mangkir dari jadwal pemeriksaan pada 4 Februari 2026 dengan alasan sakit.

Publik sempat mempertanyakan ketidakhadirannya waktu itu. Namun kehadirannya pada 19 Februari seolah menjadi penegasan bahwa ia siap menjalani proses secara terbuka. Di sinilah tensi mulai terasa berbeda. Dari yang awalnya saling sindir di medsos, kini konflik benar-benar masuk ranah hukum.

Soal Legalitas Produk, Ini Kata Richard

Kasus yang menjeratnya berkaitan dengan dugaan pelanggaran perlindungan hak konsumen. Laporan ini diajukan oleh Dokter Detektif atau yang dikenal sebagai Doktif.

Dalam keterangannya, Richard menegaskan bahwa semua produk yang ia jual legal. Ia menyebut produknya sudah bersertifikasi BPOM dan diproduksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa dirinya belum pernah menjual produk tanpa izin atau yang berpotensi mencelakai masyarakat. Pernyataan itu ia sampaikan dengan nada serius, seolah ingin menekankan bahwa reputasi profesionalnya menjadi taruhan besar dalam kasus ini.

Di tengah isu dugaan overclaim produk skincare dan treatment kecantikan, Richard Lee memilih berdiri pada klaim legalitas yang ia yakini. Bagi sebagian orang, ini adalah tentang nama baik.

Konflik Dua Dokter, Netizen Ikut Terbelah

Yang membuat kasus ini makin panas adalah fakta bahwa konflik melibatkan dua dokter dengan profesi serupa. Sama-sama bergerak di dunia kecantikan, menjual produk, dan punya pengikut loyal.

Richard mengaku sedih dengan konflik tersebut. Ia menyebut situasi ini memalukan karena melibatkan dua rekan sejawat yang seharusnya bisa berdiskusi secara profesional. Dalam penuturannya, ia menggambarkan konflik ini sebagai pertarungan dua orang dokter yang sama-sama berakhir saling lapor dan sama-sama menyandang status tersangka. 

Richard Lee selama ini dikenal aktif mengedukasi masyarakat soal skincare. Ia sering mengulas kandungan produk, membahas keamanan bahan, hingga memberi opini kritis tentang klaim berlebihan di pasar kecantikan.

Ironisnya, kini ia justru berada dalam pusaran tuduhan over claim. Tuduhan itu menyebut ada dugaan produk atau treatment yang dipromosikan nggak sesuai dengan klaim atau izin berlaku.

Respons Publik dan Media Sosial

Media sosial langsung ramai. Ada yang menyayangkan konflik ini berlarut-larut. Ada pula yang menilai proses hukum harus dihormati agar semuanya jelas. Nama Richard Lee kembali trending. Potongan pernyataannya beredar luas. Komentar pun beragam. 

Pendukungnya menilai ia konsisten dan berani hadir. Pihak yang kritis menunggu pembuktian di ruang penyidikan. Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh figur publik di era digital. Setiap langkah, setiap kata, langsung jadi konsumsi publik.

Profesionalitas dan Ego

Konflik ini juga membuka diskusi soal persaingan di industri kecantikan. Dunia skincare memang kompetitif. Klaim produk sering jadi bahan perdebatan. Edukasi dan promosi kadang berbenturan.

Ketika dua figur dengan basis pengikut besar berseteru, efeknya tentu luas. Bukan hanya pada mereka, tapi juga pada konsumen yang bingung harus percaya siapa. Richard sendiri mengaku sedih dan malu dengan situasi tersebut. 

Pemeriksaan Perdana yang Menentukan

Pemeriksaan perdana sebagai tersangka selalu menjadi momen krusial. Di sinilah penyidik mulai menggali lebih dalam soal dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Richard menyatakan siap memberikan keterangan jujur, transparan, dan jelas terkait produknya. 

Ia ingin menjelaskan duduk perkara secara detail. Bagi publik, ini menjadi babak baru. Bukan lagi sekadar pernyataan di media sosial, melainkan keterangan resmi di hadapan penyidik.

Langkah ini juga bisa menentukan arah kasus ke depan. Apakah akan berlanjut ke proses berikutnya atau ada perkembangan lain, semua bergantung pada hasil penyidikan.

Drama yang Belum Usai

Meski sudah hadir memenuhi panggilan, cerita ini jelas belum selesai. Konflik dengan Doktif masih menjadi perhatian. Hubungan dua dokter itu kini berubah drastis. Dari rekan sejawat menjadi pihak yang saling berhadapan di jalur hukum.

Namun satu hal yang menarik, Richard memilih tetap tampil terbuka di hadapan media. Ia nggak menghindar dari sorotan. Ia menjawab pertanyaan dengan bahasa yang terkontrol. Kasus yang menyeret Richard Lee menjadi pengingat bahwa harus hati-hati. 

Konten, klaim, dan opini kini bisa berujung pada proses hukum formal. Richard sudah menyatakan sikap kooperatif. Ia menghormati putusan pengadilan dan siap menjalani pemeriksaan. Richard  juga menegaskan bahwa produknya legal dan sesuai aturan.

Kini bola ada di tangan penyidik. Publik menunggu kejelasan, apakah konflik ini akan mereda atau justru memanas, waktu yang akan menjawab. Yang jelas, publik ikut memantau.

Sumber: hot.detik.com

Lambe Katy

Lambe Katy adalah platform berita dan hiburan daring yang menyajikan informasi terkini seputar gosip, hiburan, dan berbagai topik menarik lainnya. Dengan gaya bahasa yang unik dan humor khasnya, Lambe Katy menjadi sumber daya populer bagi mereka yang ingin tetap up-to-date dengan peristiwa terkini di dunia hiburan dan selebriti. Melalui kontennya yang beragam, Lambe Katy memberikan pembaca pengalaman membaca yang menghibur sambil tetap informatif.

Recent Posts

Doktif Kecewa Richard Lee Tak Ditahan Saat Pemeriksaan

Doktif buka suara soal Richard Lee yang nggak ditahan usai jadi tersangka. Ekspresinya kecewa, tapi…

19 hours ago

Sarwendah Resmi Pacaran dengan Giorgio Antonio, Nikah?

Sarwendah resmi pacaran dengan Giorgio Antonio, tapi ia memilih menikmati proses tanpa terburu-buru menikah lagi.

3 days ago

Terkuak Inilah Alasan Bobon Santoso Menjual Akun Youtubenya!

Keputusan besar muncul setelah lama memendam lelah. Bobon akhirnya bicara jujur soal beban di balik…

6 days ago

Wardatina Mawa Mantap Berpisah Insanul Fahmi Pasrah

Empat bulan berjarak, komunikasi buntu. Insan memilih pasrah, Mawa menunggu kepastian sebelum benar-benar melangkah ke…

6 days ago

Indra Frimawan Meludahi Fajar Sadboy, Begini Klarifikasinya

Fajar akhirnya bicara soal momen diludahi. Ia menilai itu candaan, namun reaksi warganet justru memanas.

1 week ago

Disebut Bandar Narkoba, Ammar Zoni Emosi Menyerang Saksi

Ruang sidang mendadak panas saat Ammar menepis tudingan bandar. Suaranya meninggi, jarinya menunjuk, hakim langsung…

1 week ago