Rian D’Masiv Diseret Tuduhan Grooming
Daftar Isi
Estimated reading time: 4 minutes
Lambe Katy – Media sosial kembali gaduh. Kali ini, sorotan publik mengarah ke Rian Ekky Pradipta, vokalis band D’Masiv, yang namanya mendadak ramai dibicarakan di Threads. Isu yang muncul justru jauh lebih sensitif dan bikin banyak orang terdiam membaca.
Semuanya bermula dari sebuah unggahan akun Threads bernama @uhhh.melia. Lewat tulisannya, pemilik akun itu membagikan pengakuan personal yang langsung menyedot perhatian warganet.
Ia mengklaim pernah menjadi korban child grooming oleh sosok yang ia sebut sebagai Rian D’Masiv, saat dirinya masih berusia 12 tahun. Unggahan tersebut menyebar cepat. Banyak yang kaget, banyak pula yang bertanya-tanya.
Unggahan Threads yang Bikin Heboh
Dalam unggahannya, pemilik akun @uhhh.melia menulis bahwa banyak orang kini mulai sadar soal istilah child grooming, salah satunya karena buku Broken Strings karya Aurelie. Namun, menurutnya, kesadaran itu belum menyentuh satu nama besar di industri musik Indonesia.
Ia menuliskan bahwa publik mungkin belum banyak yang menyadari dugaan praktik child grooming yang dikaitkan dengan Rian D’Masiv. Kalimat itu langsung memantik reaksi beragam. Ada yang terkejut, ragu. Bahkan, ada pula yang memilih menunggu klarifikasi.
Narasi itu lalu berlanjut ke pengakuan bahwa dirinya pernah mencoba menghubungi istri Rian. Tujuannya, menurut klaim akun tersebut, untuk membicarakan perilaku sang musisi. Namun, respons yang diterima disebut jauh dari harapan dan justru meninggalkan kesan pahit.
Percakapan Lama dan Nama Lain yang Ikut Terseret
Isu makin melebar ketika pemilik akun turut membagikan tangkapan layar percakapan lain. Dalam unggahan itu, ia menyebut adanya komunikasi antara Rian dan seorang mantan member JKT48. Ia menuliskan keterangan bahwa chat di sisi kanan merupakan percakapan dengan eks member grup idol tersebut.
Narasi itu dilengkapi dengan informasi tambahan. Disebutkan bahwa sosok mantan member JKT48 tersebut kini bekerja di USSFeed dan sudah menikah. Informasi ini memicu spekulasi liar di kolom komentar.
Beberapa warganet langsung menebak-nebak dan menyebut nama Neneng Rosdiana, yang lebih dikenal sebagai Ochi Rosdiana. Meski begitu, hingga kini, dugaan tersebut masih sebatas asumsi publik tanpa konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Warganet Terbelah Menjadi Dua Kubu
Seiring isu menyebar, kolom komentar pun menjadi ruang debat. Sebagian warganet menyatakan empati terhadap pengakuan yang disampaikan akun @uhhh.melia. Mereka menilai keberanian berbicara soal masa lalu bukan hal mudah, apalagi ketika melibatkan figur publik besar.
Di sisi lain, ada pula warganet yang mengingatkan pentingnya asas kehati-hatian. Mereka menekankan bahwa tuduhan serius seperti ini seharusnya disikapi dengan kepala dingin, menunggu klarifikasi, dan nggak langsung menghakimi.
Perdebatan ini memperlihatkan satu hal, isu child grooming memang sensitif dan kompleks. Sekali muncul ke ruang publik, dampaknya bisa meluas ke mana-mana, termasuk ke orang-orang yang namanya ikut disebut tanpa pernyataan langsung.
Hingga Kini, Belum Ada Klarifikasi Resmi
Di tengah ramainya perbincangan, satu hal yang paling ditunggu publik adalah klarifikasi dari Rian D’Masiv. Namun hingga artikel ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Rian terkait tudingan yang viral tersebut.
Ketiadaan klarifikasi membuat spekulasi semakin meluas. Media sosial pun terus berisik, dengan potongan unggahan, opini, dan analisis versi warganet masing-masing. Di tengah isu ini, istilah child grooming kembali menjadi sorotan.
Secara umum, child grooming merujuk pada tindakan manipulatif yang dilakukan orang dewasa untuk membangun kedekatan emosional dengan anak atau remaja, dengan tujuan mendapatkan kepercayaan.
Proses ini sering digambarkan berjalan perlahan, terencana, dan sulit disadari korban. Karena itu, banyak pihak menilai edukasi soal child grooming penting, agar masyarakat lebih peka terhadap tanda-tandanya.
Media Sosial Menjadi Tempat Aduan
Kasus ini juga membuka diskusi lebih luas soal peran media sosial sebagai ruang pengakuan. Bagi sebagian orang, platform digital menjadi tempat pertama untuk berbicara, terutama ketika merasa suaranya nggak pernah terdengar sebelumnya.
Namun di sisi lain, media sosial juga punya risiko besar. Sekali nama disebut, dampaknya bisa permanen, terlepas dari bagaimana proses klarifikasi ke depannya. Itulah mengapa banyak warganet kini lebih berhati-hati, mencoba mendengar semua sisi.
Nama Besar, Sorotan Lebih Tajam
Sebagai vokalis D’Masiv, Rian bukan nama kecil di industri musik Indonesia. Karier panjang dan citra publik yang selama ini dikenal membuat isu ini terasa kontras. Ketika nama besar terseret tudingan serius, sorotan publik otomatis lebih tajam.
Bagi sebagian penggemar, isu ini terasa mengejutkan. Namun hingga ada klarifikasi atau pernyataan resmi, semua yang beredar masih berada di ranah klaim dan dugaan.
Publik Menunggu Klarifikasi Rian D’Masiv
Saat ini, publik masih menunggu. Menunggu klarifikasi, menunggu penjelasan, dan menunggu bagaimana isu ini akan berkembang. Apakah akan ada bantahan, penjelasan, atau justru pembahasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Yang jelas, isu ini sudah terlanjur menjadi perbincangan luas. Nama Rian D’Masiv, akun @uhhh.melia, dan dugaan yang disampaikan kini menyebar luas. Jika kamu atau orang di sekitarmu pernah mengalami situasi serupa, berbicara dengan orang terpercaya bisa menjadi langkah awal untuk mencari pertolongan yang tepat.
Sumber: mureks.co.id
