Musik

Ari Bias Tuntut Agnez Mo dan HW Group Rp 1 Miliar

Ari Bias menggugat Agnez Mo dan HW Group karena menyanyikan Bilang Saja tanpa izin, menuntut Rp 1,5 miliar.

Lambe Katy Dalam dunia musik Indonesia, hak cipta lagu sering kali menjadi topik panas yang tak kunjung padam.

Baca Juga:

Pelatih Shin Tae Yong Fokus Pemulihan Persiapan Hadapi Guinea

Baru-baru ini, komposer terkenal Ari Bias mengambil langkah hukum yang menarik perhatian publik terhadap penyanyi populer Agnes Monica, yang lebih dikenal dengan nama Agnez Mo.

Kasus ini berawal ketika Agnez Mo diduga menyanyikan lagu “Bilang Saja” tanpa izin dalam serangkaian konser yang diselenggarakan oleh HW Group di beberapa kota besar Indonesia pada Mei 2023.

Kronologi Kasus

Menurut Ari Bias, tidak ada perjanjian lisensi atau izin yang diberikan kepada Agnez Mo atau HW Group untuk menggunakan lagu “Bilang Saja”.

Lagu tersebut dipentaskan di tiga kota besar: Jakarta, Bandung, dan Surabaya, yang tentunya menarik ribuan penggemar.

Ari Bias, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, telah mengirim somasi tertutup sebelumnya, namun tidak mendapatkan respons yang memadai dari pihak Agnez Mo ataupun HW Group.

Mengingat ketiadaan tanggapan tersebut, Ari Bias kemudian mengeluarkan somasi terbuka di depan awak media sebagai bentuk eskalasi dari tuntutan hukum yang lebih serius.

Simak Juga

5 Shio yang Berjaya di Bulan Mei 2024

Detail Tuntutan Hukum

Dalam somasi yang dilayangkan, Ari Bias menuntut pembayaran penalti sebesar Rp 500 juta per pelanggaran.

Mengingat lagu tersebut telah dinyanyikan sebanyak tiga kali, total tuntutan yang diajukan adalah sebesar Rp 1,5 miliar.

Tuntutan ini berdasar pada kerugian dan upaya menghormati hak cipta serta karya seni.

Simak Juga

Pelatih Shin Tae Yong Fokus Pemulihan Persiapan Hadapi Guinea

Reaksi dan Tanggapan Publik

Kasus ini menarik perhatian dan semua menanti dampaknya bagi pelaku dan norma industri musik.

Reaksi Agnez Mo dan HW Group dinanti, termasuk potensi negosiasi atau penyelesaian di luar pengadilan.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya perlindungan hak cipta dalam industri musik.

Pelanggaran hak cipta bisa merugikan pemilik dan merusak integritas serta keadilan bagi pencipta.

Kasus ini mengingatkan pelaku industri musik untuk selalu pastikan karya yang digunakan telah berizin.

Konflik hak cipta antara Ari Bias dan Agnez Mo menyoroti pentingnya melindungi karya seni.

Somasi terbuka di depan media adalah upaya memperjuangkan hak cipta dan mendidik tentang menghormati karya intelektual.

Kedepannya, diharapkan ada kesadaran yang lebih besar dan kepatuhan terhadap hukum hak cipta untuk menghindari kasus serupa.

Lambe Katy

Lambe Katy adalah platform berita dan hiburan daring yang menyajikan informasi terkini seputar gosip, hiburan, dan berbagai topik menarik lainnya. Dengan gaya bahasa yang unik dan humor khasnya, Lambe Katy menjadi sumber daya populer bagi mereka yang ingin tetap up-to-date dengan peristiwa terkini di dunia hiburan dan selebriti. Melalui kontennya yang beragam, Lambe Katy memberikan pembaca pengalaman membaca yang menghibur sambil tetap informatif.

Recent Posts

Judika Tolak Nyanyi Lagu Dewa 19

Judika putuskan tak lagi nyanyikan lagu Dewa 19 usai diminta direct license oleh Ahmad Dhani.…

2 weeks ago

MPL ID S15: Jadwal dan Hasil Terkini

MPL ID S15 resmi dimulai 7 Maret 2025. Cek jadwal, hasil, dan cara nonton turnamen…

2 weeks ago

Ayu Ting Ting Bersinar Bersama Bilqis

Ayu Ting Ting dan Bilqis kompak menari dalam video dance yang viral setelah direpost Jennie…

2 weeks ago

Spekta 8 Indonesian Idol: Persaingan Memanas!

Indonesian Idol Season XIII kembali menggebrak panggung dengan babak Spektakuler Show ke-8 (Spekta 8) yang…

3 weeks ago

Ifan Seventeen Tuai Kritik Usai Telat ke Kantor

Ifan Seventeen menuai kritik pedas sehari setelah dilantik sebagai Dirut PT PFN. Telat ke kantor…

3 weeks ago

Baim Wong Bantah Ajarkan Kebencian pada Anak

Baim Wong tegas membantah ajarkan anak benci Paula Verhoeven di sidang perceraian. Ia siap sumpah…

4 weeks ago