Estimated reading time: 5 minutes

Lambe Katy – Ada satu momen yang seringkali lebih kuat dari pesta mewah dalam sebuah pernikahan, yaitu saat hati benar-benar bicara. Itu juga yang terasa dari prosesi pengajian dan siraman Syifa Hadju.

Di tengah persiapan menuju hari bahagia bersama El Rumi, Syifa justru menghadirkan suasana yang jauh dari kata glamor. Hal ini membicarakan tentang hubungan seorang anak dengan orang tuanya.

Sungkeman yang Bikin Suasana Berubah

Kalau awalnya acara terasa hangat dan penuh senyum, semuanya berubah saat Syifa mulai sungkeman. Momen itu disebut sebagai titik paling menguras emosi dalam rangkaian acara. Ia berlutut di hadapan orang tuanya, menyampaikan permintaan maaf sekaligus restu untuk melangkah ke fase hidup baru. 

Syifa terlihat menyampaikan permohonan dengan penuh ketulusan, seperti seorang anak yang sadar bahwa perjalanan hidupnya akan segera berubah. Salah satu tamu yang hadir bahkan mengungkap bahwa suasana langsung berubah jadi sangat hening. 

Tangis pelan terdengar, nggak karena sedih semata, tapi lebih ke rasa haru yang sulit dijelaskan. Dari sini, terasa bahwa pernikahan juga tentang hubungan keluarga yang ikut andil.

Antara Bahagia dan Kehilangan

Yang menarik, momen seperti ini selalu punya dua rasa yang berjalan bersamaan. Bahagia karena melihat anak menuju kehidupan baru, tapi juga ada sedikit rasa kehilangan. Hal ini juga terasa dari reaksi keluarga yang hadir. 

Mereka tersenyum, tapi di saat yang sama mata berkaca-kaca. Bahkan ada yang mengaku ikut terbawa suasana meski bukan bagian inti keluarga. Hal ini yang membuat momen sungkeman selalu punya makna spesial. 

Begitu prosesi sungkeman selesai, acara belum benar-benar berakhir. Justru ini menjadi jembatan menuju tahap berikutnya, yaitu siraman. Peralihan dari satu prosesi ke prosesi lain terasa halus. 

Siraman sendiri identik dengan simbol penyucian diri sebelum memasuki kehidupan baru. Nah, sebenarnya, di titik ini, publik mulai melihat bagaimana setiap tahap dalam pernikahan ternyata punya makna yang saling terhubung.

Kehadiran Tamu yang Ikut Jadi Sorotan

Di balik momen emosional tersebut, kehadiran tamu undangan juga menarik perhatian. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Krisdayanti. Penampilannya dengan kebaya klasik memberikan nuansa tradisional yang kuat.

Krisdayanti datang dengan tampilan sederhana tapi elegan. Tanpa banyak pernyataan, kehadirannya saja sudah cukup jadi perhatian. Hal ini menunjukkan bahwa acara tersebut memang memiliki daya tarik tersendiri.

Kalau diperhatikan lebih dalam, ada banyak detail kecil yang justru membuat momen ini terasa hidup. Mulai dari cara Syifa menyampaikan kata-kata, ekspresi orang tua, sampai reaksi tamu.

Semua terasa natural. Nggak dibuat dramatis, tapi justru di situlah kekuatannya. Emosi yang muncul terasa jujur, nggak sesuatu yang dirancang untuk konsumsi netizen.

Menuju Hari H yang Semakin Dekat

Setelah rangkaian pengajian dan siraman, perhatian publik langsung tertuju pada hari pernikahan yang semakin dekat. Rencananya, akad dan resepsi akan digelar dalam waktu yang nggak lama lagi. Ini membuat suasana semakin terasa intens. 

Setiap detail mulai diperhatikan, setiap kabar kecil jadi bahan pembicaraan. Apalagi pasangan ini memang dikenal cukup dekat dengan publik. Jadi wajar kalau banyak yang menantikan bagaimana momen besar mereka akan berlangsung.

Bocoran Konsep yang Bikin Penasaran

Di tengah berbagai spekulasi, muncul sedikit bocoran soal konsep pernikahan yang akan diusung. Disebutkan bahwa konsepnya akan mengarah ke nuansa internasional. Apalagi sebelumnya pasangan ini sempat membagikan sesi prewedding dengan konsep beragam.

Ngomongin soal prewedding, ini juga jadi bagian penting dalam membangun cerita pernikahan mereka. Salah satu konsep yang paling mencuri perhatian adalah sesi foto dengan nuansa klasik. 

Syifa tampil dengan gaun elegan, sementara El Rumi mengenakan setelan formal yang terlihat simpel tapi berkelas. Dari sisi konsepnya, terlihat mencerminkan sikap tenang, elegan, dan tetap punya sentuhan personal.

Undangan yang Sempat Bocor

Menariknya, sebelum hari H, undangan pernikahan mereka sempat beredar di media sosial. Hal ini tentu langsung memicu berbagai reaksi. Sebagian merasa antusias, sebagian lagi penasaran dengan detail acara. 

Dari undangan tersebut, diketahui bahwa resepsi akan digelar di lokasi yang cukup eksklusif. Meski begitu, keluarga menyebut bahwa acara akan dibuat terbatas. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka ingin menjaga suasana tetap intim dan spesial.

Antusiasme Publik yang Terus Meningkat

Semakin mendekati hari pernikahan, antusiasme publik juga semakin terasa. Sejak awal hubungan hingga menuju pernikahan, semuanya terasa seperti cerita yang berkembang secara alami. Nggak berlebihan, tapi cukup untuk membuat orang ikut merasa terlibat.

Yang menarik dari rangkaian acara ini adalah bagaimana tradisi tetap dipertahankan, tapi dikemas dengan gaya lebih modern. Pengajian, siraman, hingga sungkeman tetap dilakukan dengan penuh makna. 

Namun, di saat yang sama, ada sentuhan kekinian yang membuat semuanya terasa relevan dengan generasi sekarang. Hal ini jadi contoh bahwa tradisi nggak harus kaku. Justru bisa tetap hidup kalau dikemas lebih dekat dengan kehidupan saat ini.

Kalau dipikir-pikir, kenapa momen ini bisa begitu melekat di benak banyak orang? Jawabannya sederhana, karena jujur. Nggak ada yang dibuat berlebihan. Semua terasa seperti potongan kehidupan nyata yang kebetulan dibagikan ke publik.

Tinggal Menunggu Waktu

Apa yang terjadi di pengajian dan siraman Syifa Hadju sebenarnya baru awal. Masih ada akad, resepsi, dan mungkin banyak momen lain yang akan muncul. Nah, satu hal yang sudah jelas, momen sungkeman itu sudah berhasil meninggalkan kesan kuat.

“Iya, soal ngunduh mantu masih diomongin. Kayaknya akan dibikin karena banyak teman saya yang belum terundang di resepsi. Rencananya, saya akan bikin dekat-dekat ulang tahun saya biar sekalian,” ujar Ahmad Dhani. 

Seperti diketahui, undangan pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju sempat beredar di media sosial pada 19 April. Dalam undangan tersebut tertulis bahwa pasangan ini akan menggelar resepsi di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, pada 26 April 2026 pukul 18.30 WIB.

Sumber: celebrity.okezone.com