Estimated reading time: 5 minutes

Lambe Katy – Perselisihan antara Nikita Mirzani dan pengusaha kecantikan Reza Gladys sudah berlangsung cukup lama, tapi beberapa hari terakhir situasinya memanas setelah sidang gugatan perdata dengan nilai fantastis kembali digelar.

Angkanya bahkan bikin banyak orang terkejut. Gugatan tersebut mencapai Rp244 miliar. Angka sebesar itu tentu langsung memancing rasa penasaran publik. Apa sebenarnya yang terjadi di balik konflik ini?

Yang jelas, sidang terbaru di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan justru menghadirkan dinamika baru. Alih-alih mencapai titik terang, proses persidangan malah semakin memunculkan perdebatan sengit dari kedua pihak.

Sidang Terbaru yang Kembali Menarik Perhatian

Persidangan yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026 sebenarnya menjadi lanjutan dari proses hukum yang sudah berjalan sebelumnya. Pada agenda kali ini, fokus utama berada pada penambahan alat bukti dari pihak tergugat, yaitu Reza Gladys.

Tim kuasa hukum Reza Gladys datang dengan sejumlah dokumen tambahan yang mereka klaim sebagai bukti penting dalam perkara tersebut. Kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Paulus Sembiring, menyampaikan bahwa dokumen tersebut merupakan bukti otentik yang dianggap mampu memperkuat posisi kliennya di pengadilan.

Dalam penjelasannya kepada media, ia menyebut agenda persidangan kali ini memang difokuskan pada penyampaian bukti tambahan dari pihak tergugat. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan 14 dokumen kepada majelis hakim sebagai bagian dari proses pembuktian.

Menurutnya, dokumen tersebut penting untuk menjelaskan berbagai aspek dalam perkara yang tengah berjalan. Namun tentu saja, pihak penggugat punya pandangan yang berbeda.

Respons Tim Nikita Mirzani

Setelah pihak tergugat menyerahkan bukti tambahan, giliran tim kuasa hukum Nikita Mirzani memberikan tanggapan. Alih-alih menganggap dokumen tersebut sebagai bukti kuat, mereka justru mempertanyakan keabsahannya.

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Marulitua Sianturi, menyampaikan bahwa sebagian besar dokumen yang diserahkan hanyalah fotokopi. Ia menjelaskan bahwa dari sejumlah bukti tersebut, hanya satu yang berbentuk dokumen asli.

Dalam keterangannya kepada media, Marulitua bahkan menyebut sebagian bukti tersebut masih bersifat prematur. Menurutnya, beberapa dokumen berkaitan dengan perkara lain yang hingga kini masih dalam proses hukum.

Ia menegaskan bahwa perkara tersebut bahkan masih berada dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung, sehingga belum memiliki kekuatan hukum tetap. Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan baru di ruang sidang.

Sidang Ditunda Hingga Setelah Lebaran

Setelah proses pembuktian berlangsung, majelis hakim akhirnya memutuskan untuk menunda sidang. Persidangan lanjutan dijadwalkan kembali pada 31 Maret 2026, tepat setelah momen Lebaran.

Pada agenda berikutnya, sidang akan memasuki tahap pemeriksaan saksi dari pihak penggugat. Artinya, tim Nikita Mirzani akan menghadirkan beberapa orang untuk memberikan keterangan di depan majelis hakim.

Menurut Marulitua Sianturi, pihaknya sudah mempersiapkan saksi tersebut sejak jauh hari. Ia menyebut kemungkinan akan menghadirkan tiga hingga empat saksi dalam persidangan berikutnya.

Reza Gladys dan Isu Produk Kecantikan

Di tengah proses persidangan tersebut, muncul pula pernyataan lain dari pihak Reza Gladys yang cukup menyita perhatian. Tim kuasa hukumnya memberikan peringatan tegas kepada sejumlah influencer yang dianggap merugikan bisnis klien mereka.

Salah satu nama yang disebut adalah Samira Farahnaz, atau yang dikenal publik sebagai Dokter Detektif (Doktif). Menurut kuasa hukum Reza Gladys, beberapa pernyataan yang disampaikan Doktif di media sosial dinilai tidak memiliki dasar yang jelas.

Kuasa hukum Reza Gladys, Surya Batubara, menegaskan bahwa pihak yang memiliki kewenangan menilai legalitas produk kecantikan hanyalah BPOM. Ia mempertanyakan kapasitas individu yang mengeluarkan tudingan terkait pelanggaran hukum suatu produk.

Dalam pernyataannya kepada media, Surya Batubara bahkan menyebut bahwa seseorang tidak bisa begitu saja menentukan sebuah produk melanggar hukum tanpa dasar resmi dari lembaga berwenang.

Menurutnya, kewenangan tersebut berada sepenuhnya di tangan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Pernyataan itu menambah lapisan baru dalam konflik yang sedang berkembang.

Ancaman Langkah Hukum Baru

Masih dari pihak Reza Gladys, tim kuasa hukum juga menyampaikan kemungkinan langkah hukum lanjutan terhadap pihak yang dianggap merugikan bisnis klien mereka. Julianus Paulus Sembiring menyinggung soal aturan yang melindungi rahasia dagang dalam kegiatan bisnis.

Ia menjelaskan bahwa membuka rahasia dagang milik pihak lain tanpa hak merupakan tindakan yang dilarang dalam Undang-Undang. Menurutnya, dalam sistem hukum Indonesia sudah ada aturan yang mengatur perlindungan terhadap informasi bisnis yang bersifat rahasia.

Jika ada pihak yang mencoba membongkar atau menyebarkan informasi tersebut tanpa kewenangan, maka hal itu dapat menjadi persoalan hukum. Karena itulah tim hukum Reza Gladys menyebut kemungkinan akan mengambil langkah tegas jika situasi tersebut terus berlanjut.

Konflik yang Terus Menjadi Sorotan

Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys memang sudah lama menjadi perhatian publik. Setiap perkembangan dalam kasus ini hampir selalu langsung ramai dibicarakan di media sosial.

Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Kedua nama yang terlibat merupakan figur yang cukup dikenal publik. Nikita Mirzani sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu artis yang sering menjadi pusat perhatian karena keberaniannya berbicara blak-blakan.

Sementara Reza Gladys dikenal sebagai pengusaha di bidang kecantikan yang memiliki bisnis cukup besar. Ketika dua nama ini bertemu dalam konflik hukum bernilai ratusan miliar rupiah, wajar jika publik ikut penasaran mengikuti setiap perkembangannya.

Netizen Menunggu Babak Berikutnya

Dengan ditundanya sidang hingga 31 Maret 2026, perhatian publik kini tertuju pada agenda berikutnya. Pemeriksaan saksi dari pihak Nikita Mirzani diprediksi akan menjadi salah satu momen penting dalam proses persidangan.

Banyak yang bertanya-tanya siapa saja saksi yang akan dihadirkan. Apakah mereka memiliki informasi penting yang dapat memperkuat gugatan tersebut? Atau justru sidang nanti akan kembali menghadirkan dinamika baru yang tak terduga?

Kasus yang Belum Berakhir

Jika melihat perjalanan kasus ini, satu hal yang jelas adalah konflik antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys masih memiliki banyak bab yang belum terungkap. Persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan seolah menjadi panggung baru.

Publik pun tampaknya masih akan terus mengikuti setiap perkembangan yang muncul. Apalagi ketika sidang berikutnya digelar setelah Lebaran nanti. Apakah konflik ini akan menemukan titik terang? Atau justru menghadirkan drama baru yang semakin panas? Jawabannya kemungkinan baru akan terlihat ketika sidang lanjutan pada 31 Maret.

Sumber: www.inews.id